Ketua DPD minta pemerintah tingkatkan kepedulian untuk pesantren

id DPD, LaNyalla, hari santri, pondok pesantren

Ketua DPD minta pemerintah tingkatkan kepedulian untuk pesantren

Ketua DPD RI LaNyalla Mattalitti. ANTARA/HO-DPD RI.

Jakarta (ANTARA) - Ketua DPD RI LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta pemerintah untuk meningkatkan kepedulian terhadap pondok pesantren.

Dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, LaNyalla menyatakan saat ini banyak pesantren yang membutuhkan perhatian dalam bentuk fasilitas.

Pernyataan itu disampaikan LaNyalla dalam peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2021 dengan jargon Santri Siaga Jiwa dan Raga.

"Saya mengucapkan selamat Hari Santri Nasional kepada seluruh santri di penjuru negeri. Saya meminta agar pemerintah meningkatkan kolaborasi dengan terus memberikan perhatian kepada kalangan santri dan lembaga-lembaga pondok yang belum dapat berkembang secara maksimal," kata LaNyalla.

LaNyalla berharap para santri harus selalu siap siaga untuk menyerahkan jiwa dan raga guna membela Tanah Air, mempertahankan persatuan Indonesia, dan mewujudkan perdamaian dunia.

Dengan jargon hari santri tahun ini, kata dia, merupakan identitas nasionalisme yang dimiliki para santri di seluruh Indonesia.

Sikap santri yang tertuang di dalam jargon tersebut bukan tanpa alasan. Menurut LaNyalla, sikap ini dimiliki santri sejak zaman sebelum bangsa Indonesia merdeka.

"Sikap ini yang mengantarkan kalangan santri dan ulama berjuang mengusir penjajah. Komitmen yang membanggakan ini harus selalu menjadi kekuatan para santri di dalam eksistensinya membangun peradaban bangsa," kata LaNyalla menegaskan.

LaNyalla mengakui kehidupan santri di pondok-pondok pesantren banyak yang hidup dalam kondisi minim fasilitas.

"Utamanya hal-hal yang bersifat teknis, seperti masih minimnya fasilitas kesehatan dan akomodasi yang layak," ujar LaNyalla.

Ia mengatakan bahwa masih banyak pondok pesantren tradisional yang memberikan pengajaran terhadap para santri dengan berbagai keterbatasan. Selain minimnya fasilitas pendidikan berupa ketersediaan kitab-kitab, juga minimnya fasilitas pondokan serta sanitasi lingkungan.

"Saya mendorong pemerintah untuk memberikan bantuan kitab-kitab klasik, dukungan terhadap bantuan fisik untuk kelayakan pondokan serta fasilitas kesehatan," kata LaNyalla.


Pewarta : Fauzi
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar