Tim medis RSUD Mataram ikut latihan penanganan pasien saat WSBK

id wsbk,rsud,mataram

Tim medis RSUD Mataram ikut latihan penanganan pasien saat WSBK

Gedung Public Service Center (PSC) 119 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. (Foto: ANTARA/Nirkomala)

Mataram (ANTARA) - Puluhan tim medis dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengikuti pelatihan dan simulasi penanganan pasien di Pertamina Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, sebagai persiapan menyambut perhelatan akbar World Superbike (WSBK) 19-21 November 2021.

"Tim medis kami yang ikut pelatihan penanganan pasien saat WSBK sekitar 50 orang, bersama dengan tim medis dari Rumah Sakit Provinsi (RSUP) NTB," kata Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram dr Hj Ni Ketut Eka Nurhayati di Mataram, Rabu.

Tim medis yang ikut pelatihan tersebut merupakan tim dari Public Service Center (PSC) 119 yang merupakan tim layanan cepat tanggap darurat kesehatan di Kota Mataram.

Baca juga: Delegasi NTB akan terapkan hasil studi banding ke Italia di ajang WSBK

Menurutnya, tim medis dari RSUD Kota Mataram menjadi tim medis inti WSBK bersama tim dari RSUP NTB untuk penanganan rider dan official di areal sirkuit.

Dalam pelatihan tersebut, lanjutnya, tim medis diberikan pengenalan lapangan Pertamina Mandalika Sirkuit untuk melihat titik-titik mana yang menjadi lokasi ditempatkannya dua mobil intervensi medis (intervention car) dan satu mobil medis (medical car).

Selain itu, tim medis juga mendapatkan pelatihan terkait penanganan pasien emergency (darurat), serta melakukan simulasi membawa pasien rujukan ke RSUP NTB.

"Simulasi dimaksudkan untuk mengetahui berapa waktu yang dibutuhkan dari areal sirkuit ke RSUP NTB, tanpa ada pengawalan," katanya.

Eka menambahkan, rencananya pasien dari tim ofisial akan dirujuk ke RSUP NTB, sedangkan pasien dari penonton dirujuk ke RSUD Kota Mataram dan rumah sakit kabupaten/kota lainnya.

"Karena itu, untuk rawat inap kita siapkan di gedung 'Graha Mentaram'," katanya.

Berdasarkan informasi awal, pelayanan kesehatan di areal Sirkuit Pertamina Mandalika akan disiapkan rumah sakit darurat (RSD) mini, baik di dalam maupun di luar sirkuit.

Hal tersebut dimaksudkan untuk mempercepat penanganan pasien baik itu dari official, tamu maupun penonton. Tim di RSD inilah yang nantinya memetakan ke mana pasien akan dirujuk ketika membutuhkan tindakan medis lebih lanjut.

"Prinsipnya, kita siap mendukung dan tim medis dari RSUD Kota Mataram bersama RSUP NTB akan berkolaborasi memberikan layanan kesehatan prima di ajang WSBK," katanya.

Baca juga: Harga tiket WSBK resmi diumumkan, mulai Rp795 ribu hingga Rp19,5 juta
Baca juga: WSBK dan MotoGP Mandalika bisa bangkitkan pariwisata Indonesia

 

Pewarta : Nirkomala
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar