ALUDI gandeng dua asosiasi perkuat ekosistem startup

id digitalisasi keuangan,digital startup,aludi,ojk

ALUDI gandeng dua asosiasi perkuat ekosistem startup

ALUDI gandeng dua asosiasi perkuat ekosistem startup. ANTARA/HO-ALUDI/aa.

Jakarta (ANTARA) - Asosiasi Layanan Urun Dana Indonesia (ALUDI) bekerja sama dengan Asosiasi Modal Ventura dan Startup Indonesia (AMVESINDO) dan Asosiasi Muda Koperasi Indonesia (AMKI) guna memperkuat ekosistem pendanaan UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) dan Startup secara lebih pesat.

"Kami sebagai regulator mendukung sinergi yang dilakukan oleh ALUDI sepanjang sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku," kata Muhammad Maulana Direktur Penilaian Keuangan Perusahaan Sektor Jasa, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam siaran pers, Kamis.

Baca juga: OJK dukung literasi dan inklusi digital hingga ke desa

Eddi Danusaputro, CEO Mandiri Capital sekaligus Sekretaris Jendral AMVESINDO menyambut baik sinergi tersebut, di mana Venture Capital melihat industri Securities Crowdfunding memiliki prospek dan dapat berperan sebagai pemodal institusi untuk melakukan Co-Invest dan/atau sebagai exit strategy bagi pemodal di industri Securities Crowdfunding.

Selain dengan AMVESINDO, ALUDI melakukan penandatanganan kerja sama dengan AMKI yang diwakili Ketua Umum AMKI Frans Meroga. Kemitraan itu mampu memfasilitasi Koperasi agar dapat berkolaborasi sebagai Pemodal untuk melakukan Co-Invest dan mendapatkan akses dalam permodalan Securities Crowdfunding melalui ALUDI.

“UMKM/UKM adalah pondasi ekonomi indonesia. Dengan adanya skema Securities Crowdfunding, sekarang masyarakat indonesia bisa ikut mendukung dan mensupport UMKM," Ungkap James Wiyardi, selaku Wakil Ketua Umum 2 ALUDI.

Heinrich Vincent selaku Wakil Ketua Umum 1 ALUDI menambahkan, "dengan adanya kerja sama antar asosiasi ini, UMKM di indonesia bisa terus naik kelas dan berkembang. Dari mulai yang kecil di dukung oleh koperasi, kemudian berkembang dan mendapat funding dari penyelenggara SCF bersama dengan Venture Capital dari rekan rekan di AMVESINDO."

"Dan akhirnya bisa IPO di Bursa Efek Indonesia. Kami berharap inisiasi ini dapat membuat industri menjadi lebih kuat, kompetitif, dan mempercepat akselerasi UMKM dan Startup di indonesia,” tutup Vincent.

Baca juga: BI: Digitalisasi kunci kembangkan ekonomi Islam

Baca juga: BI: Digitalisasi keuangan faktor penting akselerasi pemulihan ekonomi

Baca juga: Teknologi QRIS dorong inklusi keuangan

Pewarta : Alviansyah Pasaribu
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar