ACT buka pelayanan kesehatan gratis di Medan

id Aksi Cepat Tanggap,ACT,ACT Medan,Klinik Wakaf ,Berita Medan,Layanan kesehatan gratis

ACT buka pelayanan kesehatan gratis di Medan

Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) membuka pelayanan kesehatan gratis untuk masyarakat Kota Medan, Sumatera Utara melalui Klinik Wakaf yang berlokasi di Flamboyan Raya, Kecamatan Medan Tuntungan. (ANTARA/HO)

Medan (ANTARA) - Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) membuka pelayanan kesehatan gratis untuk masyarakat Kota Medan, Sumatera Utara melalui Klinik Wakaf yang berlokasi di Flamboyan Raya, Kecamatan Medan Tuntungan.
 
"Ini merupakan Humanity Medical Service, yakni sebuah program kemanusiaan dengan melayani masyarakat dalam kebutuhan medis dan gizi," kata Head of Volunteer ACT Medan Ali Sahniur, Kamis.

Baca juga: ACT siapkan layanan makan gratis selama sebulan untuk warga Medan
 
Ia mengatakan bahwa pelayanan makan gratis tersebut merupakan realisasi ACT dalam memanfaatkan  aset wakaf yang ditujukan untuk pelayanan kepada umat.
 
"Ini merupakan upaya pelayanan terbaik ACT untuk masyarakat dengan menghadirkan program-program yang langsung berkaitan dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari," ujarnya.

Baca juga: ACT Sumut buka gerai Sedekah Pangan di Medan
 
Sementara itu, Branch Manager ACT Medan Yessi Oktaviana menyampaikan kehadiran program Humanity Medical Services diharapkan dapat membantu dan melayani lebih luas masyarakat yang membutuhkan, dalam konsultasi dan layanan kesehatan gratis.
 
"Mohon doanya agar lokasi yang dijadikan HMS saat ini akan segera direalisasikan menjadi Klinik Wakaf yang akan melayani masyarakat dengan professional tanpa dikenakan biaya," ujarnya.

Baca juga: Pelajar di Medan diberi pelatihan mitigasi bencana kebakaran oleh ACT
 
Kehadiran Klinik Wakaf milik ACT ini disambut baik oleh masyarakat Kota Medan. Mereka berharap pelayanan kesehatan ini dapat berjalan dengan lancar.
 
"Kami mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya akan pelayanan kesehatan gratis ini. Ini sangat membantu kami yang kurang mampu ini," kata salah seorang warga bernama Zubaidah.

Baca juga: 10 relawan ACT Sumut dikirim ke Riau

Pewarta : Nur Aprilliana Br. Sitorus
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar