Satgas: Prokes sasar pergerakan di sektor wisata hingga peribadatan

id Nataru, gelombang ketiga, pandemi COVID-19,satgas,vaksin covid,vaksin corona,vaksin covid-19,vaksinasi

Satgas: Prokes sasar pergerakan di sektor wisata hingga peribadatan

Tangkapan layar Ketua Tim Pakar Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito saat menyampaikan keterangan pers di YouTube BNPB yang diikuti dari Jakarta, Kamis (4/11/2021). (ANTARA/Andi Firdaus)

Jakarta (ANTARA) - Ketua Tim Pakar Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengemukakan kebijakan protokol kesehatan menjelang Natal dan Tahun Baru diarahkan pada sektor wisata, pertokoan dan tempat ibadah.

"Antisipasi di lapangan yang mencakup pergerakan orang di berbagai lokasi seperti lokasi wisata, pertokoan dan tempat peribadatan," kata Wiku Adisasmito saat menyampaikan keterangan pers di YouTube BNPB yang diikuti dari Jakarta, Kamis sore.

Walau saat ini kasus COVID-19 cukup terkendali, kata Wiku, namun upaya pengawasan terus dilakukan, termasuk keterisian rumah sakit untuk menekan angka kematian serta meningkatkan angka kesembuhan semaksimal mungkin.

Baca juga: Satgas: Pengendalian COVID-19 amat dinamis sesuai kondisi daerah

Menurut Wiku kebijakan konversi tempat tidur perawatan di rumah sakit berlaku saat tingkat keterisian lebih dari 60 persen. "Upaya penanganan yang dilakukan jika ketersediaan tempat tidur untuk COVID-19 sudah di atas ambang batas atau lebih dari 60 persen, maka pihak rumah sakit didorong untuk melakukan konversi tempat tidur," katanya.

Wiku mengatakan situasi tempat tidur perawatan pasien atau bed occupancy rates (BOR) pasien COVID-19 secara nasional pada saat ini mencapai 3,62 persen.

Menurut Wiku provinsi dengan BOR yang lebih tinggi dari angka nasional adalah Bali yaitu 5,41 persen, Sulawesi Utara 5,9 persen, Maluku Utara 6,77 persen dan Papua 11,41 persen.

Wiku menambahkan provinsi dengan kasus aktif yang cenderung meningkat adalah Lampung yaitu 1,68 persen, Sulawesi Utara 1,27 persen, Sulawesi Tenggara 0,35 persen, Maluku Utara 0,47 persen dan Papua 5,03 persen.

"Kesembuhan nasional saat ini berada pada angka 96,33 persen. Provinsi dengan persentase kesembuhan yang masih di bawah angka nasional adalah Lampung yaitu 90,63 persen, Jawa Timur 92,44 persen, Sulawesi Utara 95,73 persen dan papua 93,35 persen," katanya.

Persentase kematian nasional saat ini sebesar 3,38 persen. Lampung menempati angka kasus kematian yang lebih tinggi dari rata-rata nasional yaitu 7,69 persen, disusul Jawa Timur 7,44 persen dan Bali 3,54 persen.

Baca juga: Sembilan provinsi alami peningkatan kasus positif sepekan terakhir
Baca juga: Satgas gerakkan PPKM tingkat kabupaten-kota jelang akhir tahun

Pewarta : Andi Firdaus
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar