PMI siagakan petugas khusus untuk evakuasi pasien isoman saat banjir

id Jakarta Barat,PMI,evakuasi banjir

PMI siagakan petugas khusus untuk evakuasi pasien isoman saat banjir

Ketua PMI Jakarta Barat Baharuddin saat ditemui di GOR Kalideres Jakarta Barat, Rabu (13/10/2021). ANTARA/Walda.

Jakarta (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Barat menyiagakan pasukan khusus untuk mengevakuasi pasien COVID-19 isolasi mandiri yang terjebak banjir.

"Kita sudah siagakan mobil ambulans yang dipastikan steril dan petugas dengan APD lengkap," kata Kepala PMI Jakarta Barat Baharuddin saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Baca juga: PMI DKI Jakarta akui sempat kesulitan penuhi stok darah

Baharuddin mengatakan nantinya petugas tersebut akan datang sesuai dengan permintaan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat ke tempat warga yang menjalani isolasi mandiri.

Petugas yang datang terdiri dari tiga orang menggunakan baju hazmat, untuk membawa warga yang berstatus positif COVID-19 ke dalam mobil ambulans yang telah disterilkan dengan disinfektan.

Setelah itu, pasien COVID-19 akan dibawa ke rumah sakit rujukan terdekat atau wisma yang bisa digunakan untuk isolasi mandiri.

Secara total, Baharuddin menyebutkan pihaknya menyiapkan 300 personel dan empat mobil ambulans milik PMI yang akan dikerahkan untuk evakuasi banjir.

Baca juga: PMI Jakarta Barat pastikan wilayahnya bersih dari praktik calo

"300 personel itu terdiri dari orang dengan keahlian masing-masing. Termasuk personel untuk tangani pasien COVID-19," tutur Baharuddin.

Dia memastikan proses evakuasi sesuai dengan protokol kesehatan guna mencegah klaster COVID-19 baru saat evakuasi korban terdampak banjir.

Pemerintah Kota Jakarta Barat bersama pihak terkait telah melakukan simulasi penyelamatan warga saat banjir pada Rabu kemarin.

Simulasi yang diikuti 300 personel dari beberapa suku dinas (sudin) itu digelar di Masjid Raya Hasyim Asy'ari, Jakarta Barat.

Baca juga: COVID-19 terkendali, pedonor darah di PMI Jakarta Barat meningkat

Pewarta : Walda Marison
Editor: Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar