BMKG minta warga Sikka NTT waspada longsor akibat curah hujan tinggi

id bmkg,sikka,antisipasi bencana,la nina,NTT

BMKG minta warga Sikka NTT waspada longsor akibat curah hujan tinggi

Kepala Pelaksana Harian Stasiun Meteorologi Fransiskus Xaverius Seda Sikka, Mulya Afriyanto (ANTARA/Ho-Mulya Afriyanto)

Manggarai Barat, NTT (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Fransiskus Xaverius Seda Sikka mengingatkan warga di beberapa daerah di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, untuk waspada potensi tanah longsor akibat curah hujan tinggi.

"Kami imbau warga yang beraktivitas di luar rumah agar berhati-hati dan memerhatikan daerah rawan longsor dan daerah yang pernah  terjadi banjir bandang," kata Kepala Pelaksana Harian Stasiun Meteorologi Fransiskus Xaverius Seda Sikka, Mulya Afriyanto ketika dihubungi dari Labuan Bajo, Manggarai Barat, Sabtu.

Dia menjelaskan kondisi cuaca secara umum saat ini ada fenomena La Nina yang mengakibatkan curah hujan tinggi.

Baca juga: Antisipasi La Nina, BPBD Sikka-NTT bangun posko siaga bencana

BMKG telah menyampaikan peringatan dini untuk waspada La Nina menjelang akhir tahun 2021 ini dengan hasil kajian tahun 2020 yang mencatat peningkatan curah hujan pada bulan November di beberapa wilayah termasuk NTT.

Mulya mengatakan kondisi cuaca itu menyebabkan berbagai dampak di antaranya banjir, tanah longsor, kerusakan tanggul sungai, kerusakan tanaman dan lainnya.

Beberapa wilayah di Kabupaten Sikka yang menjadi menjadi catatan daerah berisiko banjir bandang yakni Waidoko, Tanawawo dan Talibura/Waiblama.

Baca juga: 35 rumah di Kabupaten Sikka rusak diterjang angin kencang

Sedangkan untuk Kabupaten Ende yang juga masuk dalam wilayah kerja Stasiun Meteorologi Fransiskus Xaverius Seda Sikka, warga perlu berhati-hati ketika melintas di Jalan Trans Ende-Maumere kilometer 8.

Untuk itu BMKG aktif menyajikan informasi prakiraan cuaca agar diketahui secara luas oleh masyarakat.

Informasi terkait kebencanaan perlu dicari melalui pihak-pihak terkait dan lewat media massa maupun media sosial. Warga juga diminta untuk tetap tenang, waspada dan hati-hati dalam beraktivitas.

Baca juga: PLN gandeng Pemkab Sikka tanam 2.000 bibit pohon bakau

Baca juga: BPBD Sikka siapkan bantuan air bagi 70 desa yang mengalami kekeringan

Pewarta : Fransiska Mariana Nuka
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar