Hoki/Kobayashi tak gentar hadapi Minions di final Indonesia Masters

id ganda putra,indonesia masters 2021,aaron chia,soh wooi yik,takuro hoki,yugo kobayashi,kevin sanjaya sukamuljo,marcus fernaldi gideon,minions

Hoki/Kobayashi tak gentar hadapi Minions di final Indonesia Masters

Arsip - Ganda putra Jepang Takuro Hoki dan Yugo Kobayashi berpose usai meraih kemenangan pada kejuaraan bulu tangkis Victor Denmark Open 2021 - Odense Sports Park, Odense, Denmark, 24 Oktober 2021. (Ritzau Scanpix via REUTERS/Claus Fisker)

Nusa Dua (ANTARA) - Ganda putra Takuro Hoki/Yugo Kobayashi mengaku tak gentar jelang laga babak final Indonesia Masters yang akan menghadapi juara bertahan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi atau biasa disapa Minions di Nusa Dua, Bali, Minggu.

Hoki/Kobayashi optimistis bisa mengeluarkan kemampuan terbaik karena saat ini dalam puncak kepercayaan diri yang membuat mereka mampu mengalahkan lawan-lawan berat di Indonesia Masters.

"Saat ini kami sedang dalam kepercayaan diri tinggi. Kami senang mengalahkan pemain-pemain hebat di sini," kata Hoki di Nusa Dua, Bali, Sabtu.

Sebelum mengamankan tiket partai puncak, Hoki/Kobayashi mendepak ganda putra Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik dari arena persaingan turnamen Super 750 ini.

Baca juga: Minions atasi wakil Malaysia dan melaju ke final Indonesia Masters
Baca juga: Ong/Teo bangga bisa berlaga hingga semifinal Indonesia Masters


Hoki/Kobayashi menang dengan skor 21-18, 19-21, 21-17 atas Aaron/Soh dalam waktu 63 menit. Kemenangan Hoki/Kobayashi pada pertandingan ini membuat rekor kemenangan mereka menjadi 4-2 atas Aaron/Soh.

Dalam konferensi persnya, Aaron/Soh menyebutkan kehilangan fokus menjadi alasan kekalahan mereka dari Hoki/Kobayashi, Dalam pertandingan hari ini, Aaron/Soh memberikan keuntungan lawan karena kerap melakukan kesalahan sendiri. Ditambah dengan pertahanan yang mengendur, membuat Hoki/Kobayashi menemukan momentum kemenangan.

"Performa saya kurang baik hari ini, terutama saat membuka dan menyusun strategi permainan di tengah lapangan. Saya juga kurang fokus, sehingga wajar kalau kalah," kata Aaron.

Selain Aaron/Soh, ada juga ganda putra timnas yang menduduki peringkat dua dunia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, serta Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen dari Denmark turut menjadi korban keuletan permainan Hoki/Kobayashi.

Sementara itu, Kevin/Marcus mengaku akan lebih waspada menghadapi Hoki/Kobayashi pada babak final yang akan menjadi pertemuan ke-11 mereka. Menurut Minions, ganda putra peringkat 10 ini telah mengalami perubahan kualitas permainan yang signifikan.

"Mereka mainnya sedang bagus, dibandingkan dari sebelum dan sesudah pandemi mereka mainnya berbeda. Peningkatannya banyak sekali. Untuk besok kami main yang terbaik saja dan maksimal lawan mereka," Kevin menyebutkan.

Baca juga: Lauren Smith jajal profesi jurnalis di Indonesia Badminton Festival
Baca juga: Hafiz/Gloria ingin lebih konsisten di turnamen papan atas

Pewarta : Roy Rosa Bachtiar
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar