Pemkab Bangka Barat apresiasi peran FKUB cegah perpecahan

id Fkub,Kerukunan,Cegah konflik

Pemkab Bangka Barat apresiasi peran FKUB cegah perpecahan

Wakil Bupati Bangka Barat Bong Ming Ming (tengah) saat menerima kunjungan FKUB Kota Lubuklinggau. ANTARA/HO-Diskominfo

Mentok, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang secara proaktif  mampu mencegah potensi terjadinya perpecahan di daerah itu.

"Sampai saat ini kerukunan di daerah ini terjaga dengan baik, meskipun penduduknya sangat beragam. Kami juga memberikan apresiasi kepada seluruh warga yang selama ini selalu saling memahami satu sama lain," kata Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming di Mentok, Senin.

Hal ini dikatakan Bong Ming Ming saat menerima kunjungan sejumlah pengurus FKUB Kota Lubuklinggau, bertempat di salah satu rumah makan di Mentok yang dihadiri juga oleh Kepala Kantor Kesbangpol Bangka Barat, Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten setempat dan beberapa pejabat di lingkungan pemkab.

Bong Ming Ming menyebutkan di Kabupaten Bangka Barat kerukunan antarumat beragama terjalin dengan sangat bagus, bahkan situasi seperti itu terjadi sejak ratusan tahun lalu.

"Di Bangka Barat penduduknya beragam, banyak sekali sukunya bahkan ada yang dari Arab, India, Tiongkok dan sejumlah suku di Nusantara," katanya.

Dalam menjaga kerukunan antarumat beragam, kata dia, peran FKUB Kabupaten Bangka Barat sangat penting dan terasa dampaknya di tengah kehidupan penduduk sehingga tidak pernah terjadi konflik antarumat beragama.

Pada kesempatan itu, Ming Ming juga berpesan agar seluruh warga di Bangka Barat untuk bersama-sama menjaga kerukunan agar tidak terjadi perpecahan, apalagi hingga menimbulkan perang antarsuku atau antarumat beragama.

Menjaga kerukunan penting dilakukan dan kepada seluruh pihak hendaknya bersama mencegah dan menindaklanjuti jika terjadi potensi perpecahan sekecil apapun agar tidak berkembang.

Menurut Ming Ming oknum-oknum yang sengaja memperkeruh keadaan hingga menimbulkan perpecahan terhadap suku bangsa dan agama adalah penghianat bangsa.

"Agar tidak terjadi konflik kami minta seluruh warga saling menghormati dan kepada pengurus FKUB terus bekerja dalam upaya membangun dan memelihara kerukunan demi kesejahteraan masyarakat," katanya.
Baca juga: Satgas Bangka Barat ketatkan pengawasan pelabuhan jelang libur Natal
Baca juga: Bangka Barat gelar simulasi penanganan bencana
Baca juga: Vaksinasi COVID-19 di Bangka Barat mencapai 65,93 persen

Pewarta : Donatus Dasapurna Putranta
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar