Makassar gencarkan vaksinasi "door to door" guna terapkan PPKM level 1

id Makassar, vaksinasi lansia,Vaksinasi Makassar

Makassar gencarkan vaksinasi "door to door" guna terapkan PPKM level 1

Pelaksanaan vaksinasi di Pulau Kodingareng Makassar, Sulsel. ANTARA/Nur Suhra Wardyah.

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan terus menggencarkan vaksinasi "door to door" atau dari rumah ke rumah agar daerah itu bisa menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Makassar Nursaidah Sirajuddin di Makassar, Jumat mengatakan prioritas target vaksinasi dari rumah ke rumah ialah pada kelompok lanjut usia (lansia).

Sebab diakui bahwa realisasi vaksinasi lansia di Makassar baru mencapai 40,57 persen dari target 101.284 lansia hingga 30 November

"Karena itu, vaksinasi lansia digenjot dengan menerapkan kebijakan  door to door," ujarnya.

Pelaksanaan vaksinasi "door to door" ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dan Kodim 1408/BS Makassar.

Vaksinasi dari rumah ke rumah dengan sasaran orang lanjut usia (lansia) usia 55 tahun ke atas ini menjadi target dalam menyukseskan vaksinasi.

Sementara itu, realisasi vaksinasi dosis I di Makassar terus mengalami peningkatan sampai dengan 2 Desember pencapaiannya sudah 77,77 persen dan dosis II sebanyak 59,03 persen.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bersama Dandim Kolonel Kav Dwi Irbaya Sandra sepakat akan menyisir rumah warga untuk melakukan vaksinasi bagi lansia yang tingkat vaksinasinya masih rendah.

“Vaksinasi di Makassar sudah mencapai 77 persen dan sisanya untuk mencapai 100 persen rata-rata didominasi usia 55 tahun ke atas. Olehnya itu saya meminta SKPD terkait untuk memberikan datanya siapa saja rumah yang memiliki lansia agar segera didatangi untuk melakukan vaksinasi," ujar Danny, sapaan Ramdhan Pomanto

Selain itu, Danny juga meminta warga yang belum melakukan vaksinasi kedua agar menjadi sasaran vaksinasi bersamaan dengan usia lansia.

“Satu kali jalan itu bisa vaksinasi lansia dan vaksinasi kedua bagi warga yang belum vaksin. Data yang sangat dibutuhkan agar tidak ada salah komunikasi di lapangan. Peranan RT/RW di sini juga sangat diharapkan," jelasnya.
Baca juga: Relawan Kawan Sandi bantu percepatan vaksinasi COVID-19 di Sulsel
Baca juga: Lantamal VI sasar lansia untuk divaksinasi
Baca juga: Pemkot Makassar percepat vaksinasi dengan Pfizer sebelum vaksin rusak

Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar