Mataram (ANTARA) - Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat memetakan kebutuhan dalam pengamanan ajang balap motor MotoGP 2022 yang akan berlangsung di Sirkuit Mandalika.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda NTB Komisaris Besar Polisi Djoni Widodo di Mataram, Selasa, mengatakan pemetaan menyesuaikan dengan pengamanan sebelumnya saat ajang balap motor World Superbike (WSBK) 2021 berlangsung.

"Acuannya kan kalau penontonnya membludak, jumlahnya lebih banyak dari WSBK. Jadi nanti bagaimana soal arus lalu lintas, jalur 'shuttle' bus, penerapan stiker, dan akses ASK (angkutan sewa khusus), itu semua kita petakan dulu dan apa saja kebutuhannya," kata Djoni.

Baca juga: Rumah warga depan Sirkuit Mandalika akan dipercantik jelang MotoGP

Dalam menyusun persiapan tersebut, Djoni memastikan bahwa Polri tidak bisa sendiri melainkan butuh dukungan seluruh pihak terkait soal lalu lintas, baik itu Dinas Perhubungan, Organisasi Angkutan Darat (Organda), maupun masyarakat.

"Kemacetan yang harus kita antisipasi, persoalan itu yang memang harus kita cari formulasinya dengan cara duduk bersama," ujarnya

Namun untuk kesiapan Polda NTB dalam hal pengamanan lalu lintas, Djoni memastikan bahwa sarana dan prasarana yang ada saat ini belum mencukupi sehingga perlu ada penambahan armada maupun personel.

Baca juga: Polda NTB siapkan kekuatan penuh amankan tes pramusim MotoGP Mandalika
Baca juga: Mengenal "Desa Wisata Bonjeruk" penyangga MotoGP Sirkuit Mandalika


"Jadi kami akan minta tambahan, seperti 'shuttle' bus, kendaraan PJR (patroli jalan raya), dan personel, itu sudah pasti," ucap dia.

Dalam rangkaian seri balap motor kelas dunia pada tahun 2022 tersebut, Sirkuit Mandalika masuk sebagai salah satu tuan rumah penyelenggara.

Dalam Kalender Balap MotoGP 2022, Sirkuit Mandalika akan menjadi tuan rumah seri balap kedua pada 20 Maret 2022.

Pewarta: Dhimas Budi Pratama
Editor: Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2021