Misteri mayat di Kampung Rambutan terungkap, ada aroma homoseks

id mayat kampung rambutan, pembunuhan di kampung rambutan, mayat dalam plastik

Ilustrasi

Jakarta (ANTARA News) - Penyidik Polda Metro Jaya mengungkapkan BH yang diduga pelaku pembunuhan yang mayatnya terbungkus di toilet Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Imam Maulana (19), mengaku penyuka sesama jenis (homoseksual).

"Motif saat ini asmara sesama jenis yang dia (BH) lakukan karena korban (Imam) diakui sebagai pacarnya," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombespol Argo Yuwono di Jakarta, Rabu.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, BH tidak terima Imam memiliki kekasih seorang wanita yang berada di Bandung sehingga membunuh teman kerjanya itu.

Argo menuturkan penyidik Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Timur masih mendalami keterangan BH.

Argo menyatakan BH membunuh Imam dengan membenturkan kepala untuk kemudian mengikat jasad korban yang dibungkus kain dan plastik, yang akhirnya diletakkan di toilet Terminal Kampung Rambutan.

Imam adalah warga Banyumas yang bekerja di tempat cucian pakaian (loundry) bersama BH.

Argo menegaskan BH tidak membunuh dengan cara memutilasi tubuh Imam namun mengikat tubuh korban yang dimasukkan ke plastik.

Selasa kemarin pukul 15.45 WIB, warga terkejut mendapati jasad pria tidak dikenal yang terbungkus kain dan plastik dengan mengeluarkan bau busuk di Kampung Rambutan.

Polisi kemudian mengidentifikasi mayat ini di Rumah Sakit Polri Kramatjati.


Pewarta : Taufik Ridwan
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar