Tingkat hunian hotel berbintang di Bali naik

id tingkat hunian hotel berbintang di bali

Dokumentasi Beberapa orang pekerja tengah memasang ornamen permen dari bahan sterofoam di salah satu hotel berbintang di pusat Kota Palembang, Rabu (5/12/2012). (FOTO ANTARA/ Feny Selly)

Denpasar (ANTARA News) - Tingkat hunian hotel berbintang pascaerupsi Gunung Agung di Bali mencapai 63,53 persen pada bulan April 2018, meningkat 2,34 persen dibandingkan bulan Maret 2018 (m-to-m) yang tercatat 61,19 persen.

"Tingkat hunian kamar (THK) tertinggi terjadi di Kabupaten Badung sebesar 66,71 persen dan terendah di Kabupaten Karangasem hanya 41,88 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Adi Nugroho di Denpasar, Sabtu.

Ia mengatakan, sedangkan tingkat hunian hotel berbintang di Kabupaten Gianyar tercatat 47,66 persen pada bulan April 2018, meningkat 3,25 persen dibanding bulan sebelumnya hanya 44,41 persen.

Sementara tingkat hunian hotel berbintang di Kabupaten Karangasem, daerah ujung timur Pulau Bali meningkat 6,01 persen dari 35,87 persen pada bulan Maret 2018 menjadi 41,88 persen pada bulan April 2018.

Di Kota Denpasar, ibu kota Provinsi Bali itu tingkat hunian hotel juga meningkat 2,19 persen dari 61,77 persen menjadi 63,96 persen.

Adi Nugroho menjelaskan, tingkat hunian hotel berbintang empat di lima kabupaten/kota yang memiliki fasilitas tersebut di Bali, tercatat huniannya paling tinggi yakni mencapai 68,11 persen, meningkat 3,16 persen dibanding bulan sebelumnya 64,95 persen.

Menyusul hotel berbinntang lima dengan tingkat hunian 63,67 persen, bertambah 1,85 persen dibanding bulan sebelumnya 61,82 persen, hotel berbintang dua dengan tingkat hunian 62,21 persen, menurun 7,4 persen dari bulan Maret 2018 mencapai 69,61 persen.

Sedangkan hotel berbintang tiga dengan tingkat hunian 59,39 persen, meningkat 4,66 persen dari bulan sebelumnya tercatat 54,73 persen dan hotel bertintang satu juga meningkat 2,59 persen dari 43,12 persen pada Maret 2018 menjadi 45,71 persen pada April 2018.

Adi Nugroho menjelaskan, Bali selama bulan April 2018 menerima kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 516.777 orang yang terdiri atas melalui Bandara 516.143 orang dan pelabuhan laut 634 orang. Hal itu meningkat 4,89 persen dibanding dengan bulan Maret 2018 (m-to-m).

Dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya (y-on-y), kunjungan wisatawan ke Pulau Dewata itu juga mengalami peningkatan sebesar 8,23 persen.

Dengan demikian Bali selama kuartal I-2018 telah menerima kunjugan wisman sebanyak 1,819 juta orang, meningkat tipis hanya 2.171 orang atau 0,12 persen dibanding kuartal yang sama tahun sebelumnya mencapai 1,817 juta orang.

Dinas Pariwisata setempat selama tahun 2018 mempunyai sasaran untuk mendatangkan 6,5 juta wisatawan mancanegara, meningkat dari realisasi kunjungan tahun 2017 tercatat 5,69 juta orang, ujar Adi Nugroho.

Pewarta : I Ketut Sutika
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar