Menteri Agama minta jamaah haji doakan Indonesia

id pemberangkatan haji,pelayanan haji,jamaah haji indonesia, menteri agama

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (keempat kanan) bersama Wakil Ketua Komisi VIII DPR Hamka Haq (keempat kiri) melepas pemberangkatan jamaah calon haji kelompok terbang (kloter) pertama di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), Surabaya, Jawa Timur, Selasa (17/7/2018). Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) embarkasi Surabaya memberangkatkan sebanyak 37.055 jamaah calon haji yang terdiri dari 35.270 JCH dari Provinsi Jawa Timur, 700 JCH dari Bali, 670 JCH dari NTT serta 415 petugas pendamping. (ANTARA FOTO/Moch Asim)

Jakarta (ANTARA News) - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin minta jamaah haji Indonesia berdoa untuk kebaikan Indonesia saat menunaikan rukun Islam yang kelima di Tanah Suci, Arab Saudi.

"Karena bapak dan ibu akan berada di tempat yang mustajab dan di waktu yang mustajab juga, mohon doakan negara dan bangsa Indonesia ini agar kita semakin mampu meningkatkan kesejahteraan kita," kata Lukman sebagaimana dikutip siaran pers kementerian di Jakarta, Selasa.

Saat melepas keberangkatan jamaah Embarkasi Surabaya Kelompok Terbang 01 (SUB 01) di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Selasa, Lukman juga berpesan agar jamaah haji mempelajari dan mematuhi panduan pelaksanaan ibadah haji dari pemerintah.

"Pelajari betul panduan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah. Dalam hal ini, panduan yang telah dikeluarkan oleh Kemenag, Kemenkes dan lembaga berwenang lainnya," kata dia.

Ia juga mengingatkan jamaah haji bahwa mereka merupakan duta-duta bangsa selama di Tanah Suci, karenanya mesti menjaga perilaku.

Sementara Kepala Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur Syamsul Bahri mengatakan pada musim haji 1439 Hijriyah/ 2018 Masehi, Embarkasi Surabaya melayani 37.055 warga Provinsi Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang hendak menunaikan ibadah haji.

Syamsul, yang juga Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Jawa Timur, mengatakan dari 37.055 calon haji tersebut meliputi 35.210 warga Jawa Timur, 700 warga Bali dan 670 warga NTT.
 

Pewarta : Anom Prihantoro
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar