Berbagai lomba digelar di Terminal Bus Kalideres

id terminal kalideres

Kemeriahan lomba balap karung memakai helm dalam perayaan kemerdekaan RI di Terminal Kalideres. (Foto Devi)

Jakarta (ANTARA News) - Terminal Kalideres di Jakarta Barat menyambut Peringatan Hari kemerdekaan ke-71 Republik Indonesia dengan menggelar berbagai lomba yang diikuti awak bus, karyawan dari perusahaan otobus (PO), petugas Dishub dan sejumlah pedagang.    
     
Kepala Antarkota Antarprovinsi (AKAP) Terminal Kalideres Revi Zulkarnain pada Selasa memaparkan bahwa ajang tersebut merupakan yang ketiga kalinya digelar dalam menyambut Hari Ulang Tahun ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebelumnya, karyawan dan petugas Dishub melaksanakan kerja bakti dan senam bersama. 

“Lomba tersebut diikuti awak bus, karyawan PO, petugas Dishub dan pedagang untuk menyemarakkan HUT RI. Serta menjalin kekompakan dan kebersamaan dari semua elemen di Terminal Kalideres,” ujar Revi.
   
Para peserta tampak saling bersorak dan saling menyemangati ketika mempertarungkan lomba-lomba klasik seperti balap karung dengan memakai helm, tarik tambang, membawa kelereng dan bermain sepak bola dengan bersarung.

Terminal Kalideres yang biasanya ramai dengan petugas yang mengatur antar jemput penumpang, kini nampak meriah dengan rangkaian acara peringatan kemerdekaan RI yang memperlihatkan keseruan lomba, keceriaan dan kebersamaan antarelemen di dalamnya.

Acara tersebut diawali dengan lomba-lomba yang dimulai pada Selasa hingga Jumat. Usai upacara bendera pada Jumat, Terminal Kalideres akan menyajikan hiburan dangdut untuk mengiringi pemberian hadiah bagi pemenang.

Ketua panitia acara tersebut, Banggal didampingi Chopy yang merupakan karyawan PO menambahkan, kegiatan rutin yang diadakan setiap tahunnya tersebut merupakan bagian dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan seluruh elemen yang ada di Terminal Kalideres.

“Persatuan dan kesatuan yang kokoh merupakan harga mati kepada NKRI,” kata Banggal.

 

Pewarta : Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar