"Sakral", tak seperti kebanyakan film horor Indonesia

id film sakral,olla ramlan,film horor,teuku zacky,film

Para pemain film "Sakral" pada saat press screening 15/9 Sabtu di Plasa Senayan, Jakarta. (ANTARA News/Chairul Rohman)

Jakarta (ANTARA NEWS) - MD Pictures bekerjasama dengan Dee Company menyuguhkan film bergenre horor yang berjudul "Sakral", yang disutradarai Tema Patrosza, dengan suguhan beda dari lainnya.

"Biasanya di setiap film horor itu ada sosok agamawan untuk membantu menyelesaikan masalah misterinya, kalau di sini kami tidak menyuguhkan itu, karena kedua pasangan ini punya cara sendiri untuk melawannya, maka dari itu film horor ini berbeda dengan yang lainnya," ujar Tema Patrosza saat berbincang dalam acara pemutaran perdana film "Sakral" di Jakarta, Kamis.

Baca juga: Papuan Voice ingin ubah stigma Papua lewat film

Film horor ini mengisahkan tentang sebuah keluarga yang terdiri atas Melina (Olla Ramlan) dan Daniel (Teuku Zacky) yang akan dikaruniai anak kembar. Setelah persalinan, mereka harus mengikhlaskan satu anaknya yang tidak bisa diselamatkan. Saat Melina masih larut dalam kesedihan akibat kehilangan anaknya, satu anak yang selamat, Flora (Makayla Rose), tumbuh menjadi anak yang misterius.

Setelah berumur 5 tahun Flora justru mendapatkan petaka gaib. Keluarga Melina dan Daniel diteror dengan kekuatan gaib, satu persatu keluarga dekat Melina dan Daniel harus kehilangan nyawa. Gangguan itu juga diperparah oleh teror mahluk gaib yang terus menggangu Melina.

Daniel semakin penasaran untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Karena keadaan yang semakin parah akhirnya Daniel memutuskan untuk mencari tahu kuburan bayinya yang tidak terselamatkan itu.

Fikm "Sakral" ini menyajikan genre horor yang menyatukan kekuatan cinta untuk melawan kekuatan gaib. Mampukah mereka melawan teror dari mahluk gaib tersebut?

film"Sakral" rencananya akan tayang di seluruh bioskop pada 20 September mendatang.

Baca juga: Film "Belok Kanan Barcelona" syuting di empat benua

Baca juga: Pemain Crazy Rich Asians tak sadar betapa kuatnya film mereka

Pewarta : Chairul Rohman
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar