Menhan se-ASEAN berbela sungkawa pada korban gempa Sulteng

id Menhan Singapura, Menhan ASEAN, gempa Sulteng, ADMM Ke-12

Menteri Pertahanan Singapura Ng Eng Hen (tengah) saat jumpa pers pada acara ASEAN Defense Ministers' Meeting (ADMM) Ke-12, di Hotel Shangri-la, Singapura, Jumat (19/10/2018). (Syaiful Hakim)

Singapura (ANTARA News) - Menteri Pertahanan se-ASEAN menyatakan turut berbela sungkawa atas peristiwa bencana gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah yang menyebabkan sekitar 2.000 orang lebih.

Menteri Pertahanan Singapura Ng Eng Hen menyampaikan bela sungkawa mewakil delegasi negara yang hadir dalam ASEAN Defense Ministers' Meeting (ADMM) Ke-12, di Hotel Shangri-la, Singapura, Jumat. 

"Saya mewakili yang lainnya menyampaikan bela sungkawa yang mendalam kepada Pak Ryamizard atas banyaknya korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah," kata Ng Eng Hen.

Di tempat yang sama, Menhan RI, Ryamizard Ryacudu mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh negara sahabat yang telah membantu upaya Indonesia mengatasi bencana tsunami dan gempa di Lombok, dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulteng. 

"Saya atas nama Indonesia mengucapkan terima kasih atas bantuan mengatasi bencana di Sulteng," kata Menhan. 

Ryamizard berharap bantuan yang diberikan oleh negara sahabat dapat balasan dari Tuhan Yang Maha Esa. 

"Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa dapat memberikan balasan atas amal bakti rekan-rekan para Menteri Pertahanan sekalian dan kekuatan bagi kita semua melewati cobaan ini," kata mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ini. 

Ada tiga agenda pokok dalam ADMM kali ini, yaitu memperkuat kerja sama kontraterorisme regional di antara perusahaan pertahanan dan militer, mengatasi ancaman kimia, biologi, dan radiologi, dan membangun langkah-langkah membangun kepercayaan diri di laut dan di udara untuk mengurangi ketegangan. 

Pertemuan yang berlangsung pada 19-20 Oktober 2018 itu dihadiri sepuluh negara yang menjadi anggota ADMM, yakni Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam.

Serta delapan negara ADMM Plus, yakni Australia, China, Amerika, Jepang, India, Selandia Baru, Rusia dan Korea.

Pewarta : Syaiful Hakim
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar