Museum Jenang Kudus kian diminati wisatawan

id museum jenang,Kudus,wisatawan,jalan Sunan Muria Kudus,objek wisata

Sejumlah pekerja melakukan proses pengemasan jenang di industri jenang Kudus Karomah, Kudus, Jateng, Selasa (17/7). Pengusaha mengaku memperbanyak stok jenang yang merupakan makanan dan oleh-oleh khas kudus tersebut hingga sekitar 300 persen guna mengantisipasi lonjakan pembeli saat puasa dan Lebaran. (FOTO ANTARA/ Andreas Fitri Atm)

Kudus, (ANTARA News) - Museum jenang yang berada di Jalan Sunan Muria Kudus, Jawa Tengah, semakin menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun luar daerah karena hampir setiap hari ramai pengunjung.

Berdasarkan pantauan di Museum Jenang, Kudus --yang merupakan milik swasta itu --, Selasa, tampak dipadati pengunjung dari kalangan pelajar serta orang dewasa yang kebetulan tertarik untuk melihatnya dari dekat.

Salah seorang guru TK Negeri Pembina Kudus Karole Sutrinso menjelaskan anak didiknya memang sengaja diajak ke Museum Jenang Kudus.

Kebetulan, di lokasi tersebut terdapat replika Menara Kudus, rumah adat khas Kudus, foto tempo dulu, termasuk Alun-alun Kudus maupun bupati yang menjabat dari awal berdirinya Kota Kudus hingga sekarang.

Baca juga: Objek wisata Menara Kudus bakal dilengkapi taman

Selain itu, kata dia, terdapat pula "pasar bubrah" yang menjadi sejarah di Kudus.

"Anak didik juga diajak mengunjungi proses pembuatan jenang Kudus yang menjadi makanan khas Kudus," ujarnya.

Ia mengakui kunjungan tersebut dalam rangka puncak di TK Negeri Pembina dengan melakukan kunjungan ke Museum Jenang untuk melihat secara langsung sejumlah objek wisata di Kudus.

Tanpa harus capai-capai mereka sudah bisa melihat beberapa objek sekaligus, terlebih anak seusia TK tentu tidak bisa diajak jalan-jalan terlalu lama.

"Mudah-mudahan, mereka semakin mengenal objek wisata di Kudus serta proses pembuatan makanan khas daerahnya," ujarnya.
 

Jumlah siswa yang diajak berkunjung sekitar 140-an siswa, yang terbagi menjadi dua tahap, pertama terdapat 63 siswa, kemudian pada Selasa (23/10) ada 77 siswa.

Puji, salah seorang wali murid TK Negeri Pembina Kudus mengakui anaknya baru pertama kali mengunjungi Museum Jenang Kudus.

"Sangat bagus karena di tengah-tengah kota ada objek wisata yang bisa disebut sebagai replika sejumlah objek wisata di Kudus," ujarnya.

Tentunya, kata dia, tanpa harus mengeluarkan biaya mahal sudah bisa melihat beberapa objek wisata yang menjadi kebanggaan Kota Kudus.

Eli, salah seorang pengunjung dari Jakarta mengaku baru pertama kali mengunjungi Museum Jenang.

"Jika memang disebut sebagai replikasi objek wisata di Kudus, tentunya menguntungkan karena tanpa harus berkeliling ke sejumlah tempat sudah bisa menikmati sejumlah objek yang ada di Kudus," ujarnya.

Baca juga: Menara Kudus kini dilengkapi Museum Sunan Kudus

Ia mengaku bersama rombongan dari Jakarta sempat mampir ke Menara Kudus, namun karena waktunya hampir malam akhirnya hanya bisa menikmati pemandangan Menara Kudus secara singkat.

Ferdi, salah seorang siswa kelas IX SMP Undaan mengakui baru pertama kali melihat secara langsung rumah adat khas Kudus, meskipun dirinya warga Kudus.

"Kunjungan ke Museum Jenang Kudus ini juga yang pertama kali dan pemandangannya memang bagus karena di dalamnya terdapat sejumlah koleksi mulai dari rumah 'gebyok', foto bupati dari masa ke masa, pasar bubrah, serta replika Menara Kudus," ujarnya. 

Baca juga: LIPI gandeng produsen jenang kembangkan jenang herbal
 

Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar