Aman, pasokan listrik Bandara Kualanamu

id bandara kualanamu,sumut

Aman, pasokan listrik Bandara Kualanamu

Sejumlah calon penumpang pesawat udara antre untuk lapor diri di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin (14/1/2019). (ANTARA FOTO/SEPTIANDA PERDANA)

Medan (ANTARA News) - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sumatera Utara memastikan peresmian Gardu Hubung Kualanamo 1 dan Kualanamo 2 menjadi Gardu Hubung Bintang 5 di Bandara Kualanamu sekaligus akan meningkatkan kehandalan listrik bandara itu.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sumut, Feby Joko Priharto, di Medan, Rabu, mengatakan Gardu Hubung Bintang 5 itu untuk mendukung kehandalan listrik Bandara Kualanamu.

"Gardu itu siap dioperasikan untuk kepentingan Bandara Kualanamu dalam menjalankan pelayanan energi listriknya," ujarnya.

Feby Joko Priharto mengatakan dengan diresmikannya Gardu Hubung itu PLN memastikan hadirnya kehandalan listrik di Bandara Kualanamu yang merupakan pelanggan premium PLN Unit Induk Wilayah Sumut itu. Bandara Kualanamu adalah pelanggan premium silver berdaya 23 MVA.

Kehandalan listrik itu mulai dari instalasi meliputi kubikel dan proteksi (bintang 1), bangunan dan lingkungan yang asri (bintang 2). Kemudian sandard K3 meliputi APAR, P3K dan safety (bintang 3), ketersediaan CCTV (bintang 4) dan terintegrasi dan masuk SCADA (bintang 5).

"Salah satu kelebihan layanan bintang lima adalah sudah terkoneksi dan terintegrasi dengan SCADA, sehingga akan mempercepat eksekusi jika ada manuver jaringan," katanya.

Dengan percepatan eksekusi, maka kehandalan listrik Bandara Kaualanamu semakin terjaga dan prima.

Feby berharap dengan layanan prima diharapkan Kualanamu menjadi bandara pangkalan transit Internasional untuk kawasan Sumatera.

Senior Manager Airport of Maintanance Angkasa Pura II Bandara Kualanamu, Yusron Fauzi mengapresiasi dukungan kehandalan listrik dari PLN Sumut tersebut.

"Gardu Hubung ini sangat membantu Kualanamu dalam operasional pelayanan bandara, sekaligus semakin memudahkan rencana program kerja Bandara Kualanamu yang akan menggandeng investor untuk pengembangan bandara," katanya.

Manajer UP2D PLN Unit Induk Wilayah Sumut, Aulia Mahdi mengatakan, setelah amandemen Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) dengan Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Kualanamu pada Februari 2018, PLN terus meningkatkan pelayanan.

Baca juga: Mantap, Bandara Kualanamu dibidik 28 calon mitra strategis
Baca juga: Kini ada hotel di Bandara Kualanamu

Pewarta : Evalisa Siregar
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar