Oesman Sapta akan sekolahkan lima mahasiswa UNP ke luar negeri

id WAKIL KETUA, MPR, OESMAN SAPTA ODANG, UNP, PADANG, MAHASISWA

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Oesman Sapta Odang (OSO) saat memberikan keterangan kepada awak media di Universitas Negeri Padang (UNP), Sabtu (23/2/2019). (Antara/Benardy Ferdiansyah)

Padang (ANTARA News) - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Oesman Sapta Odang (OSO) akan sekolahkan lima mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) ke luar negeri.

"Saya ingin menyediakan lima orang dari kampus ini untuk sekolah di luar negeri. Jadi, tahun depan minta ke Pak Rektor untuk menyeleksi anak-anak cerdas, anak-anak pintar pria dan wanita. Tiga wanita dua pria untuk disekolahkan ke luar negeri," kata Oesman.

Hal tersebut dikatakannya saat memberikan sambutan dalam "Dialog Nasional Pemilu 2019 yang Aman, Tertib, dan Badunsanak dan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Universitas Negeri Padang (UNP) Kota Padang, Sabtu.

Namun, Oesman belum bisa menjelaskan secara rinci negara mana yang akan dituju lima mahasiswa tersebut

"Paling dekat ke Malaysia, paling jauh ke Eropa, paling jauh lagi ke Amerika pokoknya yang paling dekat Malaysia," ucap Oesman.

Ia pun mengingatkan agar para mahasiswa "bertarung" secara sehat dalam proses seleksi tersebut nantinya.

"Nanti bertarung lah, bertarung secara sehat, jangan sikut menyikut, jangan hoaks, jangan membawa keinginan-keinginan yang tidak bermartabat," kata Oesman.

Ia pun menyatakan bahwa apa yang dilakukannya itu merupakan suatu ketulusan sebagai anak bangsa agar mahasiswa yang diberangkatkan dapat meningkatkan pengetahuannya, misalnya dalam bidang teknologi.

"Lantas transfer teknologi dari luar negeri ke dalam negeri, jangan salah bukan berarti kita bodoh. Luar negeri juga mentransfer teknologi dari dalam negeri. Banyak anak-anak dari Malaysia kuliah di sini, dari Singapura, dari Afrika, dari Amerika pun ada sekolah di Indonesia karena pendidikan kita juga pendidikan yang maju dengan moral," tuturnya.

Pewarta : Benardy Ferdiansyah
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar