Cercaan warganet jadi penyemangat Patricia Gouw

id Patricia Gouw,tresemme,media sosial

Patricia Gouw di TRESemmé The Runway 2019, Jakarta, Rabu (27/2). (ANTARA News/ Nanien Yuniar)

Jakarta (ANTARA) - Opini warganet yang tak selalu positif di kolom komentar media sosial sering dialami para selebritas, namun model Patricia Gunawan alias Patricia Gouw memilih untuk tidak bersedih hati hanya karena masalah itu.

Runner up Asia's Next Top Model musim keempat itu menjadikan komentar negatif menjadi cambuk penyemangat untuk membuktikan anggapan negatif itu tidak benar.

"Dengan banyak cercaan netizen, bikin aku merasa 'enggak boleh kalah', aku bikin negativitas jadi penyemangat untuk membuktikan kalau (anggapan) mereka salah," kata Patricia di konferensi pers TRESemmé The Runway 2019, Jakarta, Rabu.

Finalis 15 besar Miss Indonesia 2012 itu menjadi salah satu coach yang akan membimbing para peserta "TRESemmé The Runway 2019" untuk berkiprah dan meraih sukses di dunia runway.

Model yang menggeluti dunia presenter itu akan berbagi ilmu tentang public speaking pada peserta sebagai modal untuk merambah ke industri hiburan yang lebih luas dari modeling.

"Proses dari model ke presenter tidak semudah itu, sangat berbeda, aku mau menjelaskan hal itu," ujar dia.

Perempuan 28 tahun yang selalu tampil ceria itu menjalani proses sebelum akhirnya bisa menjadi seorang model hingga presenter.

Mengaku sempat berada di lingkungan yang tidak mendukung, dia akhirnya memberanikan diri untuk berubah jadi lebih baik dan menjajal hal baru, termasuk mengikuti Asia's Next Top Model.

"Butuh diri sendiri untuk mau berubah dan support system yang baik," dia menambahkan.

Baca juga: Maudy Ayunda sebarkan kebaikan lewat sosial media

Baca juga: Relasi dinamis media arus utama dan media sosial


 

Pewarta : Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar