Kini tiket KA lokal bisa dibeli melakui KAI Access

id KAI,KAI Access,LinkAja

Calon penumpang memesan tiket kereta tujuan luar kota pada mesin tiket di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (25/2/2019). PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai membuka penjualan tiket kereta untuk Lebaran pada 25 Februari 2019 atau H-90 Lebaran. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/hp.

Jakarta (Antara News) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) membuka akses pemesanan tiket semua KA lokal melalui aplikasi KAI Access dengan metoda pembayaran menggunakan LinkAja mulai 1 Maret 2019.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Edi Sukmoro dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, mengatakan hadirnya alternatif metode pembayaran untuk berbagai layanan KAI menggunakan LinkAja juga akan mempermudah calon penumpang. 

LinkAja merupakan aplikasi pembayaran digital karya dari Sinergi BUMN.

“Sinergi BUMN melalui LinkAja ini penting untuk memajukan bangsa, di mana sesama BUMN saling bersatu untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” kata Edi. 

Pembelian tiket KA Lokal dilakukan pada menu Local Train di aplikasi KAI Access. 

Adapun untuk periode pembelian tiket KA lokal melalui KAI Access ini tetap mengikuti aturan yang berlaku sesuai masing-masing KA, yaitu ada KA yang bisa dipesan H-7 (tujuh hari sebelum keberangkatan) dan ada pula yang hanya bisa dipesan pada Hari H (Go Show). 

Pembelian tiket KA lokal melalui KAI Access ini berlaku satu identitas penumpang hanya untuk satu relasi/rute KA pada hari yang sama. 

Nantinya penumpang yang membeli tiket KA Lokal di KAI Access, cukup menunjukkan Kartu Identitas asli sesuai nama pada tiket dan E-Boarding Pass saat melakukan boarding untuk naik KA. 

Tiket KA Lokal yang dibeli di KAI Access hanya dapat dibatalkan dan diubah jadwalnya melalui loket stasiun.

“KAI melihat bahwa animo masyarakat sangat tinggi terhadap moda transportasi KA Lokal. Sebelumnya, penumpang masih harus mengantre panjang hanya untuk membeli tiket KA Lokal. Kini, calon penumpang semakin mudah untuk memesan tiket KA lokal hanya dengan melalui smartphone mereka di mana saja dan kapan saja,” kata Edi. 

Mulai 1 Maret 2019, LinkAja dapat digunakan sebagi metode pembayaran untuk berbagai layanan KAI mulai dari KA Lokal, KA Jarak Jauh, dan KRL Commuter Line. 

Penumpang cukup menginstal aplikasi LinkAja di smartphone Android dan iOS, lalu melakukan registrasi dan top up saldo, kemudian dapat langsung melakukan transaksi. 

Berikut adalah detail transaksi yang dapat dibayar menggunakan LinkAja, yaitu LinkAja untuk pembayaran transaksi di KAI Access.

LinkAja dapat digunakan untuk pembayaran KA Jarak Jauh dan KA Lokal melalui aplikasi KAI Access di mana penumpang cukup memilih LinkAja di e-wallet pada tahap pembayaran tiket.

LinkAja dapat digunakan untuk pembayaran KA Jarak Jauh untuk pembelian di web KAI yaitu www.kai.id. Penumpang cukup memilih LinkAja pada tahap pembayaran tiket.

LinkAja dapat digunakan untuk pembayaran di loket go show dan reservasi KA Jarak Jauh. Untuk tahap awal, KAI menyediakan mesin EDC LinkAja di 84 loket pada 26 stasiun besar yang ada di Jawa dan Sumatera. 

Targetnya, akan ditambah hingga terdapat mesin EDC LinkAja di 100 loket pada 26 stasiun.

Mulai 3 Maret 2019, LinkAja dapat digunakan untuk pembelian Tiket Harian Berjaminan (THB) di loket stasiun KRL Commuter Line dengan cara melakukan scan QR code. 

Pada tahap awal, transaksi hanya dapat dilakukan di 10 (sepuluh) stasiun KRL yaitu Stasiun Bogor, Cilebut, Bojonggede, Depok Baru, Tanah Abang, Jakarta Kota, Duri, Cikarang, Sudirman, Juanda. 

Ke depannya, pembayaran melalui LinkAja juga dapat dilakukan untuk transaksi top up Kartu Multi Trip (KMT).

Baca juga: KAI tawarkan diskon tiket kereta 40 persen
 


Pewarta : Juwita Trisna Rahayu
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar