Korban meninggal di Jayapura jadi 104 orang

id banjir,korban banjir,banjir sentani,banjir jayapura

Tim SAR Gabungan mengangkat kantong mayat jenazah korban banjir bandang Sentani yang di temukan di sekitar perumahan Gajah Mada di Sentani, Jaya Pura, Papua, Selasa (19/3/2019). Berdasarkan data BNPB tercatat sedikitinya 89 orang meninggal dunia akibat banjir bandang Sentani dan diperkirakan masih ada korban yang belum ditemukan. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/pd. (ANTARA FOTO/ZABUR KARURU)

Jayapura (ANTARA) - Korban banjir bandang yang meninggal di Kabupaten Jayapura mencapai 104 orang, termasuk 44 jenazah yang masih tersimpan di RS Bhayangkara, Kota Jayapura.

Kapendam XVII Cenderawasih Kol Inf Muhamad Aidi kepada Antara di Jayapura, mengatakan, data yang dihimpun hingga Selasa (19/3) pukul 20.00 WIT tercatat 104 orang meninggal donia.

Jumlah tersebut kemungkinan akan terus meningkat karena pencarian masih terus dilakukan. Apalagi laporan warga yang hilang mencapai ratusan orang, kata Aidi seraya menambahkan, jumlah pengungsi saat ini mencapai 8.773 orang yang tersebar di 18 titik.

Namun yang terbanyak berada di kawasan perkantoran Pemda Jayapura yakni di gunung merah yang mencapai sekitar 1.391 orang, kata Aidi.

Dikatakan, untuk meringankan beban para pengungsi, Kodam Cenderawasih sudah membuka dapur yang mampu melayani 3.500 orang untuk setiap kali makan baik pagi, siang atau malam.

“Sebanyak 700 personil tni dikerahkan untuk membantu meringankan masyarakat yang terkena banjir bandang Sabtu (16/3) di Kabupaten Jayapura,” kata Aidi.

Pewarta : Evarukdijati
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar