Program ketahanan pangan kawasan pesisir Tangerang-Banten diperkuat

id ketahanan pangan,kabupaten tangerang,diperkuat,agropolitan

Kebutuhan Lahan Pertanain Petani menebar pupuk di areal persawahannya di kawasan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (29/11). Menurut mantan Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Siswono Yudhohusodo, untuk mengimbangi pertambahan penduduk 1,3 persen per tahun, Indonesia memerlukan tambahan lahan pertanian baru sekitar 200.000 ha per tahun. (ANTARA FOTO/Lucky.R)

Tangerang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, memperkuat program mandiri ketahanan pangan di kawasan pesisir dengan membuka lahan agropolitan di Kecamatan Sepatan Timur.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, di Tangerang, Sabtu mengatakan ketersediaan distribusi dan konsumsi pangan tidak boleh mengalami kendala.

"Untuk itu langkah ketersediaan pangan itu dilakukan dengan mempertahankan sawah irigasi teknis dan membangun kawasan agropolitan yang lebih mengutamakan tanaman hortikultura," katanya.

Dia mengatakan perlu meningkatkan sumber daya yang ada agar hasil yang diperoleh lebih maksimal dengan pemanfaatan lahan yang terbatas di perkotaan.

Selain itu, juga dilakukan pengembangan kawasan rumah pangan lestari, analisis pola konsumsi pangan, penangganan keamanan pangan segar serta fasilitas Dewan Ketahanan Pangan setempat.

Hal ini merupakan 15 program strategis Pemkab Tangerang sesuai dengan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2020.

Untuk itu, masalah pangan yang merupakan salah satu program strategis tersebut perlu dituntaskan selama tahun 2019.

Sesuai data bahwa konsumsi energi dan protein masyarakat di Indonesia setiap orang sebanyak 2.150 kalori dan konsumsi protein 57 gram per kapita/hari.

Namun untuk di Kabupaten Tangerang konsumsi energi dan protein 2.197 kalori per orang dan protein 66,9 gram per kapita/hari.

Maesyal berharap tidak terjadi bencana karena persediaan pangan di wilayah ini selama tahun 2019 dianggap mencukupi dan aman untuk dikonsumsi penduduk dengan luas 9.822 hektare dengan panen dua kali setahun.

Menurut dia, sesuai visi misi Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar warga harus sehat, cerdas, religius dan sejahtera, maka ketahanan pangan termasuk hal utama.

Selain masalah pangan, rencana tahun 2020, agar sehat maka dibangun satu lagi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di kawasan Selatan, di Tigaraksa atau di Kecamatan Jambe.

Selama ini Pemkab Tangerang telah memiliki tiga RSUD yaitu di Kota Tangerang, di Balaraja dan di Pakuhaji untuk melayani warga yang bermukim di pesisir.

Di Indonesia satu-satunya kabupaten yang memiliki tiga RSUD adalah Kabupaten Tangerang, ini menandakan pelayanan kesehatan warga merupakan masalah penting dan strategis, demikian Moch. Maesyal Rasyid.

Baca juga: Pemprov Banten diminta bangun irigasi ketahanan pangan nasional

Baca juga: Masyarakat Baduy optimalkan pangan antisipasi krisis ekonomi

Pewarta : Adityawarman(TGR)
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar