1.649 warga Palembang masuki usia 17 tahun saat pencoblosan

id pemilu,pemilu 2019,pilpres 2019,pileg 2019,kpu,banwaslu,pemilih pemula,media sosial

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palembang Sahlan Syamsu. (ANTARA News/Aziz Munajar/19)

Palembang (ANTARA) - Sebanyak 1.649 warga Kota Palembang akan memasuki usia 17 tahun pada hari pencoblosan Pemilu 2019, 17 April mendatang sehingga berhak menyalurkan hak suaranya sesuai UU Nomor 7 Tahun 2017.

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palembang Sahlan Syamsu di Palembang, Sumatera Selatan, Senin, mengatakan angka tersebut diperoleh dari pusat data kependudukan pemerintah kota.

"1.649 orang tersebut bisa merekam data untuk KTP elektronik sebelum pencoblosan, namun pencetakan belum bisa dipastikan, kami masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat," ujar Sahlan.

Disdukcapil Kota Palembang sudah mengirim surat ke kecamatan maupun kelurahan agar warganya yang masuk daftar 1.649 orang tersebut segera merekam data KTP-e walau belum berusia 17 tahun.

Namun Disdukcapil tidak memberikan fasilitas khusus ke 1.649 orang tersebut karena perekaman KPT elektronik tetap akan dilakukan seperti biasa.

Terkait apakah ke 1.649 orang tersebut sudah dimasukkan ke dalam Daftar Pemilih Tetap oleh KPU,  dia mengatakan tidak mengetahuinya karena sebatas membantu KPU dalam menyiapkan data kependudukan.

"Yang jelas jika KTP elekroniknya belum jadi, maka akan kami berikan surat keterangan," kata dia.

Ketua komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel Kelly Mariana menyebut 1.649 orang tersebut bisa mencoblos meski tidak tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

"Mereka bisa mencoblos asalkan ada Surat Keterangan walau belum masuk DPT, mencoblosnya juga setelah jam 12 siang di TPS setempat," ujar Kelly.

Ia mengingatkan surat domisili tidak bisa digunakan untuk mencoblos bagi pemilih yang baru masuk usia 17 tahun dan tidak tercantum di DPT, mengingat KPU hanya mengizinkan bagi yang memiliki surat keterangan atau KTP elektronik.

Di tempat berbeda, Komisioner KPU Kota Palembang Divisi Sosialisasi, Parmas dan SDM Yetty Oktarina mengatakan sebanyak 1.649 orang tersebut masuk kategori pemilih pemula yang totalnya 15,0 persen dari 1,1 juta Daftar Pemilih Tetap di Kota Palembang.

Persentase 15,0 persen itu dianggapnya sangat penting untuk mencapai target 70,0 persen partisipasi pemilih di Kota Palembang. Saat ini KPU mengintensifkan sosialisasi pemilu 2019 di sekolah-sekolah.

Menurutnya, antusias para siswa pemilih pemula demikian tinggi terutama pada Pemilihan Presiden, sementara untuk pemilihan calon legislatif masih butuh penajaman karena masih banyak yang kebingungan.

"Beruntung anak-anak muda ini aktif bermedia sosial sehingga mereka banyak menggali informasi sendiri," kata dia.

Pewarta : Dolly Rosana
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar