Rini Soemarno: BUMN tidak boleh ikut-ikut politik

id menteri bumn,Rini Soemarno

Menteri BUMN Rini Soemarno (ketiga kanan) bersama sejumlah direksi perusahaan BUMN saat menghadiri syukuran HUT Ke-21 Kementerian BUMN, di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (13/4/2019). . (ANTARA FOTO/R. REKOTOMO)

Jakarta (ANTARA) -
Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kedua kanan belakang) mendengar penjelasan dari Menteri BUMN Rini Soemarno (kedua kiri) Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (ketiga kiri) didampingi Dirut Pelindo I Bambang Eka Cahyana (kedua kanan depan) Wali Kota Sibolga M Syarfi Hutauruk (kiri) saat peresmian pengembangan Pelabuhan Sibolga, di Sibolga, Sumatera Utara, Minggu (17/3/2019). Pelabuhan Sibolga dengan fasilitas terminal penumpang yang memiliki konsep modern dengan sentuhan etnik dan dilengkapi dengan dermaga multipurpose dengan panjang 153 meter, panjang tambatan 405 meter serta lapangan penumpukan yang mampu menampung peti kemas hingga 20.000 TEUs pertahun tersebut diharapkan akan menjadi simpul transportasi dan logistik di kawasan pantai Barat Sumatera. (ANTARA FOTO/IRSAN MULYADI)
Menteri BUMN Rini Soemarno menyatakan bahwa BUMN tidak boleh ikut-ikut dalam kegiatan politik dan dirinya merayakan HUT BUMN ke-21 secara besar-besaran hanya karena ingin memberikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar BUMN.

"BUMN itu tidak boleh ikut-ikut politik, BUMN harus profesional," kata Rini Soemarno dalam wawancara dengan salah satu televisi swasta nasional yang dipantau di Jakarta, Senin malam.

Menurut Rini, perayaan yang besar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-21 pada tahun 2019 ini adalah karena pihaknya ingin memberikan apresiasi kepada keluarga BUMN.

Menteri BUMN berpendapat bahwa Hari Ulang Tahun yang ke-21 itu adalah seperti orang yang sudah mendapatkan dewasa penuh dan mencapai titik puncak yang sangat bagus.

Rini juga mengingatkan bahwa memang tanggal ulang tahun BUMN itu adalah pada tanggal 13 April yang ternyata kebetulan juga merupakan hari terakhir dari kampanye.

Hal itu yang dinilai membuat keramaian terkait dengan kampanye, padahal Rini menegaskan bahwa BUMN harus bersikap profesional sepenuhnya.

"Saya juga tidak kampanye, saya tidak ikut di TKN karena presiden menekankan bahwa BUMN itu harus betul-betul profesional," ucapnya.

Baca juga: Rini Soemarno tegaskan dirinya adalah profesional

Sebagaimana diwartakan, Kementerian BUMN menggelar rangkaian kegiatan sosial dan program menarik sepanjang Maret - April 2019 dalam rangka menyambut hari ulang tahunnya pada 13 April.

Rangkaian ulang tahun Kementerian BUMN akan terdiri dari peluncuran aplikasi LinkAja, program "cash for work" (Padat Karya Tunai), BUMN Goes to Campus, dan Jalan Sehat di lima kota.

Rangkaian HUT juga akan diramaikan oleh ajang Islamic Nextgen, Promo Retail dan Online, satu juta Paket Pangan Murah, paket murah biosolar bagi nelayan, serta program #senindiongkosin bagi warga Bekasi.

Selain itu BUMN juga akan membuka kelas kreatif yang akan diikuti enam ribu peserta dan membuka program magang mahasiswa bersertifikat bagi 10 ribu peserta, serta membuka 11 ribu lowongan kerja di mana 1.000 di antaranya diperuntukkan bagi penyandang disabilitas.

"Kami ingin selalu hadir bagi seluruh masyarakat, baik melalui pengembangan skala bisnis maupun aktivitas-aktivitas sosial yang bertujuan mengedukasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah Tanah Air," kata Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Menteri BUMN M. Rini Soemarno saat berada di pintu tol Natar di ruas tol Sumatera Bakauheni-Terbanggi Besar, Jumat (8/3) (Foto : Antaralampung.com/Emir FS)

Baca juga: Rini Soemarno: pimpinan BUMN punya empati bantu masyarakat
Baca juga: Rini Soemarno: BUMN harus kembali ke khittah

Pewarta : M Razi Rahman
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar