KPU targetkan rekapitulasi suara 20 wilayah luar negeri dalam sehari

id formulir c1,kpu,penghitungan kpu,wilayah pemilu

Arsip Ketua KPU Arief Budiman (kanan) dan Komisioner KPU Ilham Saputra (kiri) mengikuti Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Pemilu serentak 2019 Luar Negeri di gedung KPU, Jakarta, Sabtu (4/5/2019). KPU menggelar rekapitulasi perolehan suara tingkat nasional hasil Pemilihan Umum 2019 di luar negeri. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/pras)

Jakarta (ANTARA) - KPU menargetkan dalam sehari pihaknya mampu menyelesaikan 20 wilayah pemilihan di luar negeri pada rapat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara pemilu luar negeri.

“Kita bisa dapat 20 wilayah saja sudah lumayan ya. Semoga saja bisa tercapai," kata anggota KPU, Ilham Saputra, di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Senin.

Saputra mengatakan, saat ini pihak KPU sedang berusaha untuk mempercepat proses rekapitulasi karena dalam dua hari sebelumnya hanya mampu menyelesaikan 14 wilayah luar negeri, sedangkan total keseluruhan yang harus di rekap sebanyak 130 PPLN.

Menurut dia, rapat pleno yang digelar dalam dua panel pada Senin ini diharapkan dapat mempercepat proses rekapitulasi suara.

Rapat pleno panel pertama diadakan di lantai 2 ruang sidang utama Kantor KPU, sedangkan panel kedua dilakukan di tenda yang terletak di halaman Kantor KPU.

Rapat pleno penetapan di masing-masing panel dipimpin anggota KPU, panel satu dipimpin anggota KPU, Hasyim Asy'ari, Pramono Ubaid Tanthowi, dan Viryan Aziz. Sedangkan pada rapat planel dua dipimpin Ilham Saputra, Wahyu Setiawan, dan Evi Ginting.

Selain itu, pada rapat pleno juga hadir Panitia Pemilihan Luar Negeri, Badan Pengawas Pemilu, saksi peserta pemilu, dan pemantau pemilu.

Hasil penghitungan sementara itu bisa diakses melalui situs pemilu2019.kpu.go.id yang datanya terus diperbarui secara berkala.

Data yang dimasukkan ke Situng adalah data formulir C1 atau hasil penghitungan tiap TPS yang dipindai dan diunggah ke sistem.

Penghitungan suara pada Situng seringkali disebut dengan real count KPU dan merupakan bentuk transparansi bagi masyarakat untuk turut memantau hasil Pemilu 2019.

Pewarta : Ade P Marboen dan Astrid Habibah
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar