Kekerasan terhadap perempuan menjadi perhatian Bupati Sambas

id Bupati Sambas, atbah, kekerasan terhadap perempuan dan anak

Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili (Dedi)

Pontianak (ANTARA) - Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak menjadi perhatian Bupati Sambas, Kalimantan Barat, Atbah Romin Suhaili karena terus mengalami peningkatan dan hal itu harus diatasi secara bersama oleh semua pihak.

"Kekerasan terhadap perempuan dan anak seperti perdagangan orang, KDRT hingga pelecehan seksual mengalami tren meningkat. Kekerasan seksual masih tinggi mencapai di angka kurang lebih 38 persen, KDRT 28 persen, masalah hukum 23 persen dan traficking 11 persen,” ujarnya saat dihubungi di Sambas, Rabu.

Atbah mengemukakan, solusi terbaik memerangi hal itu adalah dengan menghadirkan lingkungan keluarga yang sakinah. Dijelaskan dia bahwa sakinah dalam bahasa arab memiliki makna kedamaian, tenang, tentram, dan aman.

“Ulama Ibnu Taimiyah menjelaskan makna sakinah adalah jannah. Yakni ketenangan, keteduhan, bahagianya hati kita, apa dan di mana pun, apa pun yang kita hadapi, hati kita tetap tentang,” katanya.

Dimaksudkan Atbah, apa pun yang dihadapi, hatinya tetap tentang. Dan menurut ulama Islam tersebut, itulah bagian dari surga. “Jika adanya ketenangan hati, kondisi apapun akan dihadapi dengan hati ikhlas, tenang,” jelas dia.

Atbah mencontohkan, di kalangan ulama yang memahami hati yang tenang, dengan selalu berpikir positif. Bahkan dikondisi terusir dari kampung yang dimaknai sebagai kesempatan untuk bertamasya.

“Pola pikir orang dengan ilmu agama yang baik jika terusir dari kampung halaman maka pola pikir nya, kesempatan untuk bertamasya. Jika mereka memenjarakan ku, menahan ku, kesempatan terbaik untuk bersenang-senang dengan Allah dalam kesunyian. Kemudian jika mereka membunuh ku maka adalah cita-cita tertinggi yang aku cita-citakan,” papar Atbah mencontohkan positifnya para ulama.

Dengan adanya konsep seperti itu, Atbah menjelaskan bahwa adanya ketenangan jiwa dan hati yang senantiasa ada pada diri kita dan itu lah bagian dari surga.

Atbah yakin, program keluarga sakinah, adalah jembatan menuju penuntasan angka kriminalisasi atau kekerasan terhadap perempuan dan anak. Menurutnya keluarga sakinah adalah fondasi mewujudkan masyarakat Kabupaten Sambas berakhlakul karimah unggul dan sejahtera.

“Keluarga sakinah yang kita harapkan adalah kebahagiaan dalam keluarga yang menghadirkan ketenangan hati dan jiwa. Sehingga membentuk karakter keluarga yang unggul dan sejahtera,” sebut Atbah.

Pewarta : Dedi
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar