Tiket tambahan melalui KAI Daop Yogyakarta masih tersisa 43 persen

id KAI, penjualan tiket tambahan

Manajer Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta Eko Budiyanto saat memberikan keterangan kepada wartawan (ANTARA/Aris Wasita)

Solo (ANTARA) - Jumlah tiket tambahan perjalanan kereta api melalui PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional VI Yogyakarta hingga saat ini masih tersisa 4.300 tiket.

"Ini tinggal 43 persen dari total jumlah tiket tambahan sebanyak 10.000 tiket," kata Manajer Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta Eko Budiyanto di Solo, Selasa.

Ia mengatakan tiket tambahan ini untuk masa angkutan Lebaran pada 26 Mei-16 Juni 2019.

Terkait hal itu, ia meminta kepada masyarakat yang ingin memanfaatkan moda transportasi saat mudik Lebaran agar segera membeli tiket sebelum kehabisan.

"Kalau melihat tahun lalu memang penjualan tiket untuk KA tambahan selalu terjual dengan cepat. Oleh karena itu, kami minta masyarakat yang ingin mudik naik KA segera membeli tiketnya," katanya.

Sementara itu, jika sebelumnya PT KAI menyediakan tujuh KA tambahan selama arus mudik Lebaran, saat ini ditambah menjadi delapan KA. Delapan KA tambahan tersebut di antaranya KA Taksaka Pagi Lebaran, KA Taksaka Malam Lebaran, dan KA Argo Dwipangga Fakultatif.

"Selain itu, ada pula KA Argolawu Fakultatif, KA Lodaya Lebaran yang terdiri dari dua rangkaian KA, KA Sancaka Lebaran, dan KA Mataram," katanya.

Ia mengatakan pertimbangan dilakukannya penambahan tersebut karena tingginya permintaan masyarakat.

"Perkiraannya jumlah pemudik yang menggunakan KA pada periode Lebaran tahun ini meningkat 4 persen jika dibandingkan dengan periode sama tahun lalu," katanya.

Baca juga: KAI Daop 6 mulai operasikan kereta Bandara Internasional Yogyakarta
 

Pewarta : Aris Wasita
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar