KPU Sumut lanjutkan pleno rekapitulasi suara pemilu

id kpu sumut, rekapitulasi suara, berita sumut, berita sumut terkini, pemilu 2019

KPU SUmut melanjutkan pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara Pemilu 2019 tingkat provinsi. (Antara Sumut/Juraidi)

Medan (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum Sumatera Utara kembali melanjutkan pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara Pemilu 2019 tingkat provinsi setelah sebelumnya sempat diskor beberapa kali karena belum masuknya suara dari kabupaten Deliserdang dan Nias Selatan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara, Yulhasni di Medan, Jumat, mengatakan, hari ini pihaknya kembali menggelar pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara Pemilu 2019 tingkat provinsi.

Sebelumnya proses rekapitulasi sempat ditunda beberapa hari karena proses rekapitulasi pada dua daerah tersisa yakni Kabupaten Deliserdang dan rekapitulasi pada 1 kecamatan di Nias Selatan belum selesai dilakukan.

"Setelah kedau daerah itu selesai, baru kita lanjut hari ini rekapitulasinya untuk tingkat provinsi. Mudah-mudahan semua berjalan dengan baik dan selesai sebagaimana seharusnya," katanya.

Sebelumnya ia juga menyampaikan partisipasi pemilih dalam Pemilu serentak yang digelar 17 April 2019 lalu untuk Sumatera Utara mencapai 79,91 persen atau melampaui target nasional sebesar 77,5 persen.

"Pilpres tahun 2014 tingkat partisipasi pemilih hanya 69 persen. kalau kali ini mencapai 79,91 persen bahkan melewati target nasional yang hanya 77,5 persen," katanya.

Tingginya tingkat partisipasi pemilih tersebut menurut dia juga tidak terlepas dari kerja keras KPU kabupaten/kota, relawan demokrasi, Bawaslu maupun pihak-pihak terkait lainnya dalam mensosialisasikan pemilu serentak 2019 kepada masyarakat.

"Terima kasih kami ucapkan kepada semua pihak yang selam ini terus bekerja keras untuk mensosialisasikan terkait pemilu kepada masyarakat, sehingga angka partisipasi pemilih dapat mencapai 79,91 persen," katanya.

Pewarta : Juraidi
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar