Warga Kulon Progo serbu mobil layanan penukaran uang

id Mobil penukaran uang,ramadhan 1440 H,sambut ramadhan,tradisi ramadhan,bulan puasa,puasa ramadhan

Warga Kulon Progo rela mengantri menukarkan uang di Pasar Wates yang diselenggarakan milik Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) DIY. (Foto ANTARA/Sutarmi)

Kulon Progo (ANTARA) - Warga di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyerbu mobil keliling layanan penukaran uang nominal kecil milik Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY di Pasar Wates menukarkan uang untuk persiapan Lebaran 2018,

Kasir KPBI DIY Ahmad Yusron Irsyadi di Kulon Progo, Senin, mengatakan hari ini, KPBI DIY melakukan kas keliling menyediakan modal Rp380 juta, diasumsikan untuk 100 penukar.

Paket maksimal penukaran Rp3,8 juta, terdiri dari Rp2 juta pecahan Rp20 ribu, Rp1 juta pecahan Rp10.000, Rp500 ribu pecahan Rp5.000, Rp200 ribu pecahan Rp2.000, dan Rp100 ribu pecahan Rp1.000.

"Kami melayani penukaran uang dari 10.00 WIB sampai 12.00 WIB. Penukaran uang di mobil keliling untuk Pasar Wates dilayani hanya satu hari saja. Atusiasme pedagang dan masyarakat menukarkan uang sangat luar biasa," kata Ahmad.

Pedagang dan masyarakat memanfaatkan fasilitas penukaran uang gratis untuk dibagi-bagikan saat lebaran dan sebagai uang kembalian.

Ia juga meminta maaf kepada masyarakat yang telah mengantre penukaran uang dan yang belum dapat menukar uang.

Antrean yang memanjang tadi, ini sebagai pelajaran untuk KPBI agar ke depan membagikan nomor antrean dan meningkatkan peran polisi untuk mengatur antrean agar lebih tertib.

"Antrean hari ini menjadi pembelajaran kami dalam melayani penukaran uang," katanya.

Salah satu penukar uang dari Gunung Gempal Sulistri Haryati mengharapkan penukaran jangan dibatasi, perlunya petugas mengatur antrean dan jadwal penukaran yang perlu ditambah.

"Alhamdulillah, meski harus antre panjng masih kebagian untuk penukaran uang. Semoga kegiatan penukaran lebih dari satu kali," harapnya.

Baca juga: BI gandeng 9 bank buka layanan tukar uang "drive thru" di Yogyakarta
Baca juga: Hindari tukar uang berkali-kali, BI Kediri tandai penukar dengan tinta
Baca juga: Layanan penukaran uang di Monas diminati warga

 

Pewarta : Sutarmi
Editor: Budi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar