Tanah longsor di KKU menimpa SMPN 4 Kepulauan Karimata

id Bencana longsor

Tanah longsor di KKU menimpa SMPN 4 Kepulauan Karimata

Tim gabungan BPBD, juru pelihara dan warga sekitar situs Gunung Padang di Kecamatan Campaka, Cianjur, Jawa Barat, berusaha membangun pagar bambu untuk menahan tanah dan mencegar terjadinya longsor susulan yang mengacam situs utama. ANTARA/Ahmad Fikri/aa

Pontianak (ANTARA) - Bencana tanah longsor menimpa Sekolah SMPN 4 Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, Kamis.

Akibat bencana longsor tembok ruang guru sekolah jebol dan dua ruangan kegiatan belajar mengajar tertimbun tanah dari bukit yang berdekatan dengan sekolah tersebut.

Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan (Disdik) Kayong Utara, M.Irvan mengatakan longsor terjadi karena hujan lebat yang mendera Desa Betok Kecamatan Kepulauan Karimata sejak tengah malam hingga pagi.

Menurutnya bukan hanya sekolah, namun satu unit rumah warga yang berdekatan dengan bukit yang longsor tersebut habis tertimbun tanah.

"Curah hujan dari malam kemarin sangat tinggi di Betok, sampailah pagi. Hal ini yang menyebabkan tanah di lereng bukit berdekatan dengan ruang SMP 4 Kepulauan Karimata tepatnya Desa Betok mengalami longsor," jelas dia.

Menurutnya dengan kejadian tersebut tidak memakan korban jiwa. Namun kerugian materil ditaksir ratusan juta rupiah.

Menurutnya, beruntung kejadian tersebut, disaat sekolah telah diliburkan sejak tanggal 29 Mei 2019. Sehingga tidak ada kegiatan belajar-mengajar saat kejadian.

"Dengan kejadian ini ruang kantor mengalami rusak berat karena dinding yg berhadapan langsung dengan lereng bukit mengalami jebol dan dua ruang kelas mengalami rusak ringan dan sampai saat ini bangunan digenangi air lumpur. Selain itu jamban sekolah yg terdiri dari 4 bilik juga mengalami rusak," rincinya.

Untuk kerugian sendiri, menurutnya saat ini masih diidentifikasi pihak sekolah namun untuk barang-barang elektronik yg menjadi aset sekolah seperti printer, alat pengeras suara dan lain-lain serta berkas penting sekolah mengalami rusak berat.

"Dengan kejadian ini kami secepatnya menyampaikan laporan kepada bapak bupati agar beliau dapat memberikan arahan berkenaan dengan penanggulangan bencana ini," ucapnya.

Pewarta : Dedi / Rizal
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar