Polres Batang imbau pemudik tidak berhenti di bahu tol

id Polres Batang, arus balik,Mudik Lebaran 2019,Idul Fitri 1440H,Info Mudik,ramadhan,tradisi lebaran,arus mudik,arus balik

Kepala Kepolisian Resor Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga saat melakukan pantauan di rest area Kuripan Kecamatan Subah. Arus balik Lebaran pada H+4 di Tol Batang-Semarang masih terpantau ramai dan lancar. (Foto Kutnadi)

Batang (ANTARA) - Kepolisian Resor Batang, Jawa Tengah, mengimbau pada pemudik berkendara tidak berhenti di sisi bahu tol karena hal tersebut akan membahayakan keselamatan para pengemudi mobil lain maupun dirinya sendiri.

Kepala Polres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga di Batang, Sabtu siang, mengatakan bahwa saat ini, arus balik H+2 Lebaran 2019 masih terpantau ramai lancar sehingga pengemudi harus tetap waspada dan hati-hati saat melintas di tol Transjawa.

"Kami imbau pemudik tidak berhenti di bahu tol karena arus balik Lebaran mulai ramai. Silakan berhenti area peristirahatan yang telah disediakan di sejumlah lokasi tol," katanya.

Ia yang didampingi Kepala Satuan Lalu Lintas AKP Ferdy Kastalani mengatakan puncak arus balik Lebaran 2019 diperkirakan terjadi pada Sabtu malam hingga Minggu (9/6) atau H+3.

"Saat ini, arus balik Lebaran masih ramai dan lancar. Namun, kami memperkirakan puncak arus balik akan terjadi pada malam nanti dan Minggu (9/6)," katanya.

Iring-iringan mobil pribadi berpelat nomor polisi B, D, B, T, H tampak melaju dengan kecepatan sekitar 100 kilometer per jam.

Demikian pula pemudik berkendaraan di sejumlah tempat area istirahat KM 360 Kuripan Kecamatan Subah dan Candiarang Kecamatan Warungasem, belum terlalu padat.

Kasatlantas mengatakan dengan diberlakukannya sistem satu arah (one way) maka keluar tol Kandeman, Kabupaten Batang, hanya diberlakukan untuk kendaraan yang akan melaju ke Jakarta dan sekitarnya.

"Sistem satu arah akan diberlakukan hingga arus lalu lintas atau arus balik Lebaran dipantau lancar," katanya.

Ia menambahkan bagi pengendara yang melintas di jalur pantai utara (pantura) maupun tol agar memeriksa kondisi kendaraan apakah layak jalan atau tidak karena hal tersebut berpengaruh terhadap keselamatan berkendaraan.*

Baca juga: Pengelola perkirakan puncak arus balik di Halim 9 Juni

Baca juga: Konsumsi premium meningkat 29 persen di Sumbar

Pewarta : Kutnadi
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar