Polisi selidiki penemuan mayat bayi di toilet pusat perbelanjaan

id kota metro,mayat bayi,toilet pusat perbelanjaan

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara ditemukannya mayat bayi laki-laki di Chandra Superstore, Kota Metro. (Antaralampung/Hendra K)

Bandarlampung (ANTARA) - Aparat kepolisian terus menyelidiki ditemukannya sesosok mayat bayi berjenis kelamin laki-laki di toilet wanita pusat perbelanjaan Chandra Superstore Kota Metro, Lampung.

Penemuan mayat bayi tersebut, berawal dari pengunjung pusat perbelanjaan yang mengeluhkan toilet wanita menimbulkan bau yang menyengat.

"Iya kami kan sedang berjaga tidak jauh dari WC. Lalu ada pelanggan wanita ke luar dari WC melapor di WC paling ujung kok bau banget. Setelah itu kita cek," jelas Hasan, Kepala Satpam Chandra Superstore, Senin.

Dia mengatakan, saat ditemukan mayat bayi tersebut terbungkus kantong plastik warna hitam dan beberapa buah baju.

"Setelah saya cek bersama petugas cleaning service dan itu benar mayat bayi kami langsung laporan ke pihak kepolisian," katanya.

Menurut dia, kemungkinan mayat bayi tersebut dibuang pada siang hari, sebab saat cleaning service membersihkan WC pada pagi hari tidak ditemukan mayat tersebut.

"Kan kalau pagi sebelum kita buka itu petugas cleaning service membersihkan semua ruangan. Dan tidak ditemukan mayat itu. Begitu pun saat akan tutup, tadi malam tidak ada," ucapnya.

Pihak kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti.

"Saat ini kami masih mengumpulkan bukti dan memeriksa saksi-saksi. Sejauh ini kami masih belum bisa menyimpulkan bayi malang ini," kata Kasat Reskrim Polres Metro AKP Gigih Andi Putranto.

Ia menambahkan, mayat bayi tersebut akan langsung dikebumikan karena kondisi yang tidak memungkinkan untuk dilakukan autopsi.

Baca juga: Polisi Lampung tangkap terduga teroris asal Pulau Jawa
Baca juga: Polisi terapkan tiga jalur di Nagreg untuk urai kepadatan arus balik
Baca juga: Polisi ungkap pungli objek wisata Cipanas Garut

Pewarta : Triono Subagyo dan Hendra K
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar