Jumlah penumpang KA Lebaran 2019 Daop Madiun naik 5 persen

id Daop Madiun,Daop 7 Madiun,PT KAI,KAI,Lebaran 2019,Mudik 2019,Balik 2019,Penumpang KA,angkutan lebaran

Penumpang KA saat Lebaran 2019 di Stasiun Madiun meningkat lima persen. (Istimewa)

Madiun (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun mencatat jumlah penumpang KA secara kumulatif dari H-10 hingga H+5 Lebaran tahun 2019 di stasiun-stasiun wilayah setempat sepanjang Ngawi hingga Blitar, naik 5 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Seusai data yang masuk mulai H-10 (26/5) hingga H+5 (11/6) Lebaran 2019, jumlah kumulatif penumpang KA utama dan KA lokal di Daop 7 Madiun telah mencapai 515.387 orang," ujar Manajer Humas PT KAI Daop 7 Ixfan Hendriwintoko di Madiun, Rabu.

Menurut dia, jumlah tersebut naik 5 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada masa angkutan Lebaran 2018 yang mencapai 490.457 orang.

"Sedangkan jumlah penumpang naik dan turun pada H+6 hari Rabu (12/6) di wilayah Daop 7 Madiun, untuk sementara tercatat sebanyak 32.769 orang. Jumlah itu masih bertambah hingga pukul 24.00 WIB," kata dia.

Ixfan merinci dari jumlah total penumpang sebanyak 515.387 orang tersebut, paling banyak disumbang dari Stasiun Madiun yang mencapai 117.159 penumpang atau rata-rata sebanyak 6.892 penumpang per hari selama masa angkutan lebaran.

Posisi kedua disumbang oleh Stasiun Blitar yang mencapai 62.065 penumpang dengan rata-rata per hari mencapai 3.651 orang. Kemudian Stasiun Kediri dengan jumlah sebanyak 61.923 penumpang atau rata-rata 3.643 orang per hari.

Disusul Stasiun Tulungagung sebanyak 55.051 penumpang atau rata-rata 3.238 orang per hari, Stasiun Jombang sebanyak 51.336 penumpang atau rata-rata 3.020 orang per hari, Stasiun Kertosono sebanyak 47.165 penumpang atau rata-rata 2.774 orang per hari, dan Stasiun Nganjuk sebanyak 22.002 penumpang atau rata-rata 1.294 orang per hari.

Ixfan menyatakan jumlah tersebut masih terus bertambah karena posko masa angkutan Lebaran 2019 PT KAI akan berlangsung hingga tanggal 16 Juni mendatang.

Pihaknya menilai bertambahnya jumlah penumpang tersebut disebabkan karena minat masyarakat yang tinggi dalam menggunakan moda transportasi kereta api untuk perjalanan mudik ke kampung halaman dan balik ke perantauan.

Selain itu, peningkatan jumlah penumpang KA tersebut juga ditunjang dengan kondisi tiket pesawat yang sedang mahal. Para pemudik akhirnya bergeser menggunakan KA yang juga dinilai nyaman, aman, dan minim kecelakaan.

Adapun, puncak arus balik telah terjadi pada H+1 lebaran tanggal 7 Juni lalu dengan jumlah penumpang total se-Daop Madiun mencapai 41.220 orang.
Baca juga: KAI Madiun memperpanjang operasional KA Mantab
Baca juga: Dirut KAI pantau arus balik di Daop Madiun

Baca juga: Pemudik turun di stasiun Daop Madiun masih banyak

Pewarta : Louis Rika Stevani
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar