Gubernur usulkan TN Togean jadi cagar biosfer dunia

id Cagar Biosfer Dunia,Taman Nasional Lore Lindu,Taman Nasional Kepulauan Togean

Salah satu hasil transplantasi terumbu karang di Kepulauan Togean yang dilakukan oleh Balai Taman Nasional Kepulauan Togean pada September 2017, kini sudah mulai tumbuh.(Foto:dok.BTNKT)

Palu (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola pada pertemuan "Man and the Biosphere Programme – International Coordinating Council (MAB-ICC)" UNESCO Sesi ke-31 di Place de Fontenoy, Paris, Perancis mengusulkan Taman Nasional Kepulauan Togean menjadi salah satu dari 669 cagar biosfer dunia 

Gubernur Longki dalam pertemuan itu memimpin delegasi dari Cagar Biosfer Lore Lindu. Pertemuan untuk Kategori Pertemuan Antar Pemerintah (Intergovernmental Meeting) ini berlangsung dari 17 hingga 21 Juni 2019.

Longki melalui siaran persnya dari Paris, Selasa mengatakan, pertemuan tersebut menjadi penting bagi Sulawesi Tengah karena keberadaan Taman Nasional Lore Lindu yang telah ditetapkan sebagai salah satu cagar biosfer dunia, juga terkait dengan program pariwisata dan budaya di sekitar kawasan itu.

Baca juga: Taman Nasional Kepulauan Togean Sulteng diusulkan jadi cagar biosfer

"Kami akan mengusulkan pula penetapan Taman Nasional Kepulauan Togean menjadi salah satu dari 669 cagar biosfer dunia yang diakui UNESCO," katanya.

Ikut hadir mendampingi Gubernur yakni Bupati Poso, Darmin Sigilipu, Bupati Sigi, Irwan Lapatta serta sejumlah pejabat terkait.

Adapun Pimpinan Delegasi Indonesia adalah Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup.

Selain Delegasi Sulteng, Dirjen KSDAE membawa delegasi provinsi dan kabupaten di Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Baca juga: Pencurian di kawasan konservasi Togean masih berlangsung

Asisten Administrasi Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sulteng, Bunga Elim Somba, yang turut mendampingi Longki mengatakan pertemuan tersebut di samping melakukan review progress dari MAB Programme, juga untuk membahas rekomendasi riset di tiap negara dan membahas penyusunan proposal untuk kerjasama regional dan internasional.

Pertemuan itu juga akan melakukan assesmen prioritas secara umum atas proyek-proyek pembangunan yang akan dilaksanakan di tiap-tiap negara peserta.

ICC-MAB merupakan pertemuan tahunan organisasi UNESCO untuk membahas pembangunan dan pengembangan cagar biosfer sebagai pemulihan ekosistem.

Saat ini jumlah cagar biosfer dunia sebanyak 669 yang tersebar di 120 negara. Indonesia saat ini memiliki 11 cagar biosfer salah satunya Taman Nasional Lore Lindu di Sulawesi Tengah.

Pewarta : Adha Nadjemudin
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar