China dukung Korut selesaikan masalah di Semenanjung Korea

id China ,Xi Jinping,Korea Utara,Kim Jong Un

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un bertemu Presiden China Xi Jinping di Beijing (Xinhua/Ju Peng) (Xinhua/Ju Peng/)

Seoul (ANTARA) - Presiden China Xi Jinping mengatakan negaranya mendukung "arah yang benar" oleh Korea Utara dalam menyelesaikan masalah Semenanjung Korea secara politik.

Sikap China itu dinyatakan melalui tajuk rencana yang dimuat di surat kabar negara Korut, Rodong Sinmun, Rabu.

Tajuk rencana di halaman terdepan itu diterbitkan satu hari sebelum Xi melakukan kunjungan ke Pyongyang pada Kamis dan Jumat atas undangan dari pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Xi menjadi pemimpin China pertama yang melakukan kunjungan tersebut dalam 14 tahun terakhir ini.

Kunjungan Xi itu memulai kegiatan diplomatik tingkat tinggi di sekitar Semenanjung Korea menjelang konferensi tingkat tinggi (KTT) G20 di Jepang pada akhir Juni.

Kunjungan Xi dilakukan pada saat pembicaraan nuklir antara Amerika Serikat dan Korea Utara masih buntu sejak pertemuan puncak antara Pemimpin Korut Kim Jong Un dan Presiden AS Donald Trump pada Februari ambruk. Selain itu, ketegangan antara Beijing dan Washington sedang meningkat terkait perdagangan dan masalah-masalah lain.

Xi mengatakan China dan Korut akan "memperkuat komunikasi strategis dan pertukaran di antara kita."

Ia menambahkan bahwa China akan sangat mendukung pencapaian Kim dalam pembangunan dengan memimpin Partai Buruh dan rakyat melalui langkah strategis yang baru, dengan memusatkan upayanya pada pembangunan ekonomi dan peningkatan taraf hidup rakyat, menurut surat kabar itu.

"Kami akan secara aktif memberikan sumbangan bagi perdamaian, stabilitas, pembangunan dan kesejahteraan di kawasan dengan memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan Korea Utara," kata Xi.

Sumber: Reuters
Baca juga: Kim Jong-un bertemu Xi Jinping di China
Baca juga: Kim Jong Un: Perdamaian Semenanjung Korea tergantung sikap AS

 

Pewarta : Tia Mutiasari
Editor: Maria D Andriana
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar