Dinas Sosial upayakan bantuan kepada korban kebakaran pabrik mancis

id pabrik mancis,dinas sosial langkat,korban kebakaran

Dinas Sosial upayakan bantuan kepada korban kebakaran pabrik mancis

Dinas Sosial Kabupaten Langkat melakukan pendataan terhadap keluarga korban kebakaran pabrik perakitan mancis di Desa Sambirejo Kecamatan Binjai. (ANTARA/Imam Fauzi)

Langkat (ANTARA) - Dinas Sosial Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mengupayakan bantuan untuk para korban kebakaran pabrik mancis yang terjadi di Desa Sambirejo Kecamatan Binjai, guna meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Langkat Rina W Marpaung MAP melalui Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Rusdan Pohan, di Stabat, Senin.

Untuk itu, Dinas Sosial Langkat sudah berkirim surat dan menginformasikan Kementerian Sosial menyangkut tragedi kebakaran yang terjadi di pabrik perakitan mancis, Jumat (21/6) yang menewaskan 30 orang di antaranya  terdapat anak-anak.

Adapun seluruh korban yang sudah dikebumikan itu terdiri dari Gusliani, Sama Asih, Sri Ramaghani, Yuli Fitriani, Hairani, Alpia, Rita Susanti, Wiwik Herawati, Priskawati Tindaon, Siamini Tindaon.

Selanjutnya Sri Wahyuni, Yunita Saeri, Mia Sahfitri, Ayu Agustina, Sawitri, Nurhayati, Kiki Indah Rahayu, Marlia, Siti KHadijah, Desi Setiani br Sembiring, Rezki Maharani, Santi Bina Br Sembiring dan Rismayani.

Rusdan juga menyampaikan bersama Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Marmin Meilala juga sudah melakukan kunjungan ke lokasi kebakaran, sekaligus mendata para korban.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat bantuan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia bisa secepatnya sampai untuk kita salurkan kepada keluarga korban ataupun ahli warisnya, dimana nantinya akan menerima Rp15 Juta per keluarga," katanya.

Baca juga: Seluruh jenazah korban kebakaran pabrik mancis selesai dikebumikan
Baca juga: Polisi Binjai ringkus bos pabrik mancis

 

Pewarta : Juraidi dan Imam fauzi
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar