IPC Pontianak uji coba implementasi layanan elektronik

id IPC Pontianak,E-service

Terminal peti kemas IPC Cabang Pontianak di di Pontianak, Kalimantan Barat pada Senin (24/6/2019). (ANTARA/Aji Cakti)

Pontianak, Kalimantan Barat (ANTARA) - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC cabang Pontianak sedang mengujicobakan sistem layanan elektronik (e-service) dalam rangka mengurangi kontak dengan pengguna jasa secara manual.

"Kita coba dengan mengimplementasikan e-service sehingga tujuannya membuat efektif, efisien dan mengurangi kontak dengan para pengguna jasa secara manual," ujar General Manager (GM) IPC Cabang Pontianak Adi Sugiri di Pontianak, Kalimantan Barat pada Senin.

Adi berharap e-service yang sudah dilakukan stabilisasi tersebut, bisa beroperasi dan mendukung IPC Cabang Pontianak yang sedang menjalankan pelabuhan digital.

E-service merupakan salah satu program layanan yang hendak dicapai dan diimplementasikan oleh IPC Cabang Pontianak pada tahun ini.

Sebelumnya IPC Cabang Pontianak sendiri sudah mengimplementasikan sistem OPUS dan NPK-S.

Sistem NPK-S merupakan sistem yang didesain untuk proses perencanaan dan pengendalian operasi di lapangan penumpukan peti kemas.

Sistem ini telah dioperasikan oleh IPC Cabang Pontianak sejak Februari tahun ini, dan setelah implementasinya tercatat kinerja penanganan peti kemas naik dari 36 box per jam menjadi 43 box per jam.

Sistem NPK-S ini juga berhasil menekan rata-rata waktu penumpukan peti kemas dari 17 hari menjadi 9 hari.

NPK-S diharapkan dapat menjadi pioneer di jajaran IPC maupun di pelabuhan seluruh Indonesia. Sedangkan sistem OPUS, sudah diimplementasikan oleh IPC Cabang Pontianak sejak tahun 2015.

Sejak beberapa tahun terakhir Pelindo II / IPC sudah mencanangkan untuk menjadi pelabuhan berbasis digital atau digital port, dimana segala sesuatu yang terkait dengan proses bisnis sudah dikonversi menjadi digital baik dalam aspek operasional, keuangan, maupun aspek-aspek lainnya.

IPC melakukan transformasi di sisi operasional yang disebut dengan radical change pola operasional dari yang sebelumnya manual menuju digital. Digital bukan hanya dalam konteks pelayanan di terminal tapi melingkupi seluruh kegiatan pelabuhan secara korporasi, baik dari sisi laut maupun darat.

Baca juga: Pelindo Pontianak terapkan pelabuhan digital
Baca juga: Pelabuhan Dwikora Pontianak siapkan tiga kapal angkutan Lebaran 2019

 

Pewarta : Aji Cakti
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar