Pupuk Indonesia pastikan stok pupuk bersubsidi cukup untuk 3 bulan

id pupuk indonesia,stok pupuk,stok pupuk bersubsidi

Kepala Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia (Persero) Wijaya Laksana menerima penghargaan Indonesia Most Creative Company 2019 dari Majalah SWA, Senin, 17 Juni 2019.  (Istimewa)

Jakarta (ANTARA) - PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama seluruh anak usahanya memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi di 34 provinsi cukup untuk memenuhi kebutuhan selama tiga bulan ke depan.

Tercatat per 1 Juli 2019, stok pupuk bersubsidi yang berada di lini III (gudang kabupaten/kota) dan lini IV (kios) mencapai 1.302.493 ton, terdiri atas 496.466 ton Urea, 386.720 ton NPK, 142.987 ton SP-36, 132.853 ton ZA, dan 143.467 ton Organik.

Kepala Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia Wijaya Laksana dalam keterangannya di Jakarta, Rabu mengatakan, pihakna berkomitmen menjalankan tugas yang diberikan pemerintah untuk menyalurkan pupuk bersubsidi sesuai alokasi yang telah ditetapkan Kementerian Pertanian.

"Pupuk bersubsidi yang kami salurkan jumlahnya sudah ditentukan Kementerian Pertanian, begitu pula dengan alokasi per daerah dan per jenis pupuknya," kata Wijaya.

Selain itu, sepanjang semester I 2019 Pupuk Indonesia telah menyalurkan pupuk bersubsidi sebanyak 4.585.033 ton, melampaui target alokasi sebesar 4.534.164.

Wijaya mengapresiasi peran para distributor dan kios resmi selaku garda terdepan dalam penyaluran pupuk bersubsidi. "Distributor dan kios adalah kunci keberhasilan penyaluran pupuk bersubsidi agar bisa sampai ke tangan petani yang berhak sesuai dengan mekanisme yang ada, yaitu melalui Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK)," ujarnya.

Dalam menjalankan penugasan tersebut, Pupuk Indonesia Grup selalu menerapkan prinsip 6 tepat, yaitu tepat harga, tepat waktu, tepat tempat, tepat mutu, tepat jenis dan tepat jumlah.

Dalam memastikan kelancaran distribusi, Pupuk Indonesia Grup pun menunjang fasilitas distribusi dengan 19 kapal laut, 4 pelabuhan dan 6.288 unit truck angkut.

"Hal itu sebagai upaya kami menjamin petani dapat dengan mudah dan cepat menerima pupuk bersubsidi. Kami senantiasa meningkatkan pelayanan terutama bagi para petani," kata Wijaya.

Baca juga: Hingga April, Pupuk Indonesia salurkan 2,86 juta ton pupuk bersubsidi

Baca juga: Pupuk Indonesia jamin stok pupuk bersubsidi di Jawa Timur

 

Pewarta : Royke Sinaga
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar