Kemarau panjang pengaruhi harga pangan Pasar Kramat Jati

id harga, pangan,kramat jati,bawang,kemarau

Arsip. Suasana Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Selasa (2/7/2019) petang. (ANTARA/Aria Cindyara)

Jakarta (ANTARA) - Musim kemarau tahun ini yang diprediksi akan melanda Indonesia hingga bulan September berimbas pada kenaikan harga beberapa komoditas.

Pedagang cabai di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Toto, Selasa, mengatakan harga cabai rawit kini bisa mencapai Rp50.000 per kilogram dari pekan lalu yang berada di kisaran Rp40.000 per kilogram pada.

Lonjakan kenaikan harga cabai, menurut Toto, salah satunya karena panjangnya musim kemarau yang mempengaruhi masa panen.

Baca juga: DKI evakuasi 327 sarang tawon hingga Juni 2019
Baca juga: Pengamat sebut Jakarta tanpa wagub merupakan kerugian besar


“Para petani di daerah-daerah mulai mengalami kesulitan air. Harga sudah beranjak naik dan mungkin bulan Agustus nanti mencapai puncaknya karena berdekatan dengan perayaan Idul Adha. Setelah itu mungkin baru bisa kembali ke harga normal atau turun,” kata Toto, Selasa.

Toto menambahkan saat ini permintaan konsumen cenderung turun meski tidak menutup kemungkinan menjelang lebaran Idul Adha mendatang permintaan dapat meningkat.

“Omzet beberapa pekan ini tidak ada kenaikan, bahkan malah turun 5-10 persen. Dinikmati saja yang penting tetap usaha,” ujar Toto.

Selain Toto, pedagang cabai lainnya, Edi, juga merasakan dampak kemarau panjang terhadap penjualannya. “Mau gimana lagi, karena memang pasokannya pun kadang tidak jelas. Palingan saya selama beberapa bulan ini nggak berani memasok cabai terlalu banyak karena serba salah juga kalau harganya tinggi siapa yang mau beli?” keluh Edi.

Sementara itu menurut pedagang bawang, Laras, harga bawang putih selama beberapa pekan cenderung stabil. Per Selasa (9/7), harga bawang putih berada di kisaran Rp25.000 - Rp30.000 per kilogram. Sedangkan harga bawang merah mengalami kenaikan dan penurunan pada beberapa pekan.

“Harga bawang merah sekarang Rp20.000 sampai Rp25.000 per kilogram. Satu atau dua minggu lalu sempat naik, lalu stabil, kemudian sekarang cenderung turun,” kata Laras yang berharap musim kemarau panjang tidak menurunkan jumlah pasokan dari petani secara signifikan.

Baca juga: Harga cabai di Pasar Jaya Lenteng Agung naik
Baca juga: Anies melantik 15 pejabat eselon dua dan satu deputi

Pewarta : Adnan Nanda
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar