Menko PMK buka forum budaya di Pasific Exposition

id Menko PMK buka forum budaya di Pasific Exposition 

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Puan Maharani berpose bersama Dubes RI untuk Selandia Baru, Samoa dan Kerajaan Tonga Tantowi Yahya dan perwakilan negara-negara Pasifik di Skycity Convention Center Auckland, Selandia Baru, pada Sabtu (13/7) (ANTARA News Papua / Hendrina Dian Kandipi)

Auckland (ANTARA) -
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia Puan Maharani secara resmi membuka forum diskusi budaya yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pacific Exposition 2019 yang diikuti oleh negara-negara kawasan Pasifik di Auckland, Selandia Baru, Sabtu.

"Indonesia adalah bagian dari Pasifik, di mana posisinya secara geografis menghadap ke Samudera Pasifik dan dari 34 provinsi, terdapat provinsi di Indonesia, yang berbatasan dengannya yaitu Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, NTB dan NTT," kata Puan dalam sambutannya di hadapan delegasi negara-negara Pasifik.

Menurut Puan, oleh karena itu, sebagai komunitas yang ada di lokasi geografis yang sama, tradisi dan budaya membawa negara-negara Pasifik lebih dekat untuk berkolaborasi, di mana memainkan peran penting dalam mengintegrasikan masyarakat dalam pengaturan sosial politik serta ekonomi.

"Budaya diturunkan, dipelajari dan dikembangkan dari generasi ke generasi di mana Indonesia adalah negara dengan lebih dari 260 juta orang, dari sekitar 700 etnis dan 100 ribu bahasa yang tersebar di 17 ribu pulau," ujarnya.

Baca juga: Menpar Arief optimistis Pacific Exposition terobosan baru pariwisata

Dia menjelaskan meskipun ada perbedaan besar, Indonesia mengintegrasikan diri melalui Pancasila sebagai lima prinsip utama masyarakat setempat di mana intinya konsep tersebut dikenal dengan gotong royong atau kolaborasi dan berbagi beban.

'Ini adalah poin utama dari lima prinsip utama, gotong royong adalah perasaan saling menentukan, keinginan untuk membantu, dan keinginan bersama untuk bekerja dan berkorban demi kemajuan semua," ujarnya.

Salah satu hal penting dari Pacific Exposition 2019 adalah forum budaya yang akan mengumpulkan para pakar, cendekiawan dan perwakilan pemerintah untuk membahas asal-usul, ciri-ciri dan identitas budaya dan untuk mengeksplorasi bagaimana mempromosikan namun tetap menjaga warisan budaya yang khas.

Forum budaya yang mengusung tema membina kerja sama budaya antara negara-negara Pasifik ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang sejarah bersama dan kerja sama budaya bersama, serta mengeksplorasi potensi sinergi di bidang industri kreatif berbasis budaya.

Baca juga: Indonesia suarakan konsep Satu Destinasi Pasifik di Selandia Baru
Baca juga: 123 perusahaan berpartisipasi dalam Pacific Exposition 2019

Pewarta : Hendrina Dian Kandipi
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar