Perusahaan Jepang dukung aksi mitigasi perubahan iklim

id perubahan iklim,mangrove,Aeon

Ribuan relawan melakukan aksi menanam mangrove di Kawasan Elang Laut, Pantai Indah Kapuk (PIK), Sabtu (13/7/2019) (Istimewa)

Jakarta (ANTARA) - Sebuah perusahaan asal Jepang Aeon Co. Ltd mendukung langkah pemerintah Indonesia dalam melakukan berbagai aksi nyata dalam upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di tanah air.

Perusahaan tersebut melalui AEON Environmental Foundation (AEF) bersama Pemprov DKI Jakarta serta ribuan relawan, anggota Pramuka, komunitas pecinta lingkungan, akademisi dan tokoh masyarakat melakukan aksi penanaman 10.000 bibit pohon mangrove di Kawasan Elang Laut, Pantai Indah Kapuk (PIK), pada Sabtu (13/7)

Ketua Yayasan AEF Takuya Okada, melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin menyatakan, kebijakan yang diambil perusahaan itu untuk turut dalam kegiatan menanam mangrove merupakan aksi nyata mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

"Mangrove berfungsi sebagai pemecah gelombang alami di sepanjang pantai dan pada saat yang sama menambah cadangan karbon dari emisi gas rumah kaca," katanya.

Dengan menanam mangrove di sepanjang pantai di utara Jakarta, diharapkan dapat melindungi lingkungan terdekat dan bencana alam seperti banjir, serta menambah Ruang Terbuka Hijau sepanjang pesisir Jakarta.

President and Representative Executive Officer Aeon Co Motoya Okada mengatakan, pihaknya selalu berkomitmen untuk berperan aktif dalam berbagai kegiatan lingkungan dimulai dengan program tanam pohon untuk keberlangsungan hidup yang nantinya akan diwariskan kepada generasi mendatang

Aksi penanaman mangrove kali ini melibatkan 1.040 sukarelawan yang terdiri dari 530 orang asal Jepang bersama 510 relawan dari Pemprov DKI Jakarta, AEON Environmental Foundation, Gerakan Pramuka Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti, berbagai komunitas pecinta lingkungan dan akademisi, serta tokoh masyarakat Kamal Muara.

Sebelumnya,tahun 2011-2013 telah dilakukan penanaman 63.000 pohon mangrove oleh 5.000 relawan, di antaranya 3.500 orang asal Jepang, yang hingga kini masih terpelihara dengan baik.

Dari kesuksesan itulah akhirnya Pemprov DKI Jakarta bersama AEF kembali menanam pohon mangrove pada periode 2018-2020.

Baca juga: Sulut kembangkan hutan mangrove jadi destinasi wisata

Baca juga: Wisata murah ekowisata mangrove DKI Jakarta

Pewarta : Subagyo
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar