SAR Jayapura tetap terlibat cari helikopter MI 17

id SAR Jayapura tetap terlibat dalam pencaharian helikopter MI 17

Pesawat CN 295 milik TNI AD yang mengangkut logistik untuk menunjang pencaharian helikopter MI 17 di bandara Oksibil, ibukota Kabupaten Pegunungan Bintang. ANTARA/Dok.Pendam XVIICenderawasih/am.

Jayapura (ANTARA) - Tim SAR Jayapura hingga hari ke-20 masih tetap terlibat dalam pencarian helikopter MI 17 yang dilaporkan hilang kontak sejak 28 Juni 2019.

Kepala SAR Jayapura Putu Arga diJayapura, Selasa, mengatakan anggota SAR masih dilibatkan terutama dalam pencarian melalui darat yang dipusatkan di Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Hingga saat ini, kata dia, belum dipastikan kapan mereka ditarik dalam upaya pencarian tersebut.

Anggota SAR Jayapura, kata dia, dilibatkan dalam pencarian itu secara bergantian.

Dia mengatakan pencarian masih terus dilakukan guna menemukan keberadaan helikopter yang mengangkut 12 orang, termasuk kru, yang dilaporkan hilang kontak dalam penerbangan dari Oksibil menuju Sentani.

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kol Inf Muhamad Aidi pada kesempatan terpisah, mengatakan pencarian terhadap helikopter itu masih terus dilakukan.

Pencarian melalui udara menggunakan helikopter Bell 412 dengan No. Reg HA5177 milik Penerbad TNI AD yang terbang dari Oksibil menuju Pegunungan Otak, Distrik Oksop, Oksebang, dan Kampung Kubikop.

Pencarian melalui darat, sejak Senin (15/7),  di mana Tim SAR berjumlah 10 orang diturunkan ke Gunung Kubikop.

"Namun hingga kini belum ada laporan tentang keberadaan helikopter tersebut," kata dia.

Baca juga: Pencarian helikopter MI 17 di hari ke-12 terhambat cuaca
Baca juga: Tim pencari lanjutkan upaya untuk menemukan helikopter MI 17
Baca juga: TNI bangun komunikasi dengan keluarga penumpang helikopter MI 17

Pewarta : Evarukdijati
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar