Desa Dunggala di Gorontalo ciptakan desa digital dibantu mahasiswa KKN

id Desa Dunggala-Mahasiswa kembangkan Desa Digital di Kabupaten Gorontalo,desa digital,desa dunggala,yusrin lihawa,digital

Dosen Universitas Negeri Gorontalo Amirudin Dako (kiri) bersama Kepala Desa Dunggala Yusrin Lihawa (kedua kiri) menunjukan pencarian data penduduk pada situs web Desa Dunggala di Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Sabtu (20/7/19). (ANTARA Foto/Adiwinata Solihin)

Gorontalo (ANTARA) - Desa Dunggala di Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, menciptakan Desa Digital bekerja sama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Gorontalo (UNG). 

Desa Dunggala mengembangkan inovasi produk situs web desa yang menampung banyak data tentang desa, termasuk data kependudukan terlengkap, jalur evakuasi, pembuatan surat, serta potensi maupun produk yang ada di wilayah itu.

"Sangat senang karena keinginan saya sudah tercapai, semenjak saya menjabat sebagai kepala desa pada 2015, saya berkeinginan agar bagaimana caranya kita dapat memanfaatkan telepon genggam,"  kata Kepala Desa Dunggala Yusrin Lihawa di Gorontalo, Sabtu (20/7).

Ia mengungkapkan jika inovasi yang dilakukan tersebut dapat terlaksana dengan adanya bantuan dari mahasiswa UNG.

Baca juga: Wabup Gorut apresiasi dukungan Perum LKBN ANTARA wujudkan desa digital

"Pemerintahan pak Jokowi menganggarkan dana desa, dan di desa ini untuk sistem informasi sudah kita anggarkan dari dana desa sebesar Rp20 juta," ucapnya.

Ia mengaku untuk pembuatan situs web tersebut, membutuhkan dana yang lebih, tapi karena dibantu oleh mahasiswa UNG, maka hal itu dapat terwujud.

"Untuk kepengurusan surat-surat yang namanya kependudukan kita, hanya melalui telepon genggam saja untuk melakukan pengajuan pembuatan surat, nanti jika sudah jadi maka masyarakat akan diberikan pemberitahuan agar nantinya bisa menjemput surat yang telah dibuat tersebut," kata Yusril.

Sementara itu, perwakilan mahasiswa UNG, Amin Nurholik Alam mengatakan jika situs web tersebut didukung dengan data penduduk yang lengkap.

"Ini adalah hasil turun langsung melakukan survei ke lapangan dengan mendatangi setiap rumah yang ada di Desa Dunggala atau sekitar 1.843 jiwa yang kami data," ujarnya.

Ia mengaku jika situs web itu dibuat oleh 30 mahasiswa dari Fakultas Teknik UNG bersama dosen pembimbing Amirudin Dako dan Jumiati Ilham yang diaplikasikan langsung di Desa Dunggala.

Baca juga: Ridwan Kamil raih penghargaan OpenGov untuk program desa digital

Pewarta : Adiwinata Solihin
Editor: Ridwan Chaidir
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar