Festival durian digelar warga Pulau Sebatik, perbatasan RI-Malaysia

id festival buah durian, desa maspul, pulau sebatik,nunukan,kalimantan utara

FOTO DOKUMEN - Durian yang jawara. ANTARA/Anton Kamaruddin/pri

Sebatik (ANTARA) - Warga di Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, yang merupakan wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia akan menggelar festival durian di Desa Maspul, Kecamatan Sebatik Tengah, karena musim buah yang digemari masyarakat itu telah tiba.

Kabag Humas dan Protokol Pemkab Nunukan, Hasan Basri di Nunukan, Selasa menjelaskan, festival ini diselenggarakan pada Rabu (24/7) oleh warga sebagai bentuk promosi buah durian sebagai komoditas unggulan Pulau Sebatik.

Ia menambahkan, festival ini dilakukan dengan memajang buah durian dengan berbagai ukuran dan kualitas di depan rumah warga setempat sepanjang 5 kilo meter.

"Festival buah durian ini sebagai bentuk promosi dengan cara setiap warga di Desa Maspul memajang buah durian miliknya di depan rumah sepanjang 5 kilo meter," katanya.

Buah durian sebagai produk unggulan di pulau yang berbatasan langsung dengan Malaysia itu, katanya, saat ini telah memasuki musim panen sejak sepekan terakhir.

Selama memasuki musim panen, warga di daerah itu, termasuk tamu-tamu dari luar Kabupaten Nunukan berburu buah beraroma ini untuk mencicipinya.

Hasan Basri menyatakan, festival buah durian ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan, yang dimotori gabungan kelompok tani setempat.

Baca juga: Ribuan warga berburu durian di Pulau Sebatik

Baca juga: TNI AL gagalkan penyelundupan induk kepiting di Sebatik


Baca juga: Target pembangunan toko Indonesia di Sebatik pada 2020

Pewarta : Rusman
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar