Paus kutuk kekerasan bersenjata di Amerika Serikat, berdoa bagi korban

id Kutuk serangan bersenjata,Doa Paus Fransiskus,Penembakan massal A.S

Paus Fransiskus (kiri) tiba untuk memimpin Misa Paskah di St. Peter's Square, Vatikan, Minggu (21/4/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Yara Nardi/wsj.

Vatican City (ANTARA) - Paus Fransiskus pada hari Minggu mengutuk serangan terhadap "orang tak berdaya" dalam serangkaian kekerasan bersenjata di tiga negara bagian Amerika, termasuk yang menewaskan 20 orang di toko Walmart di El Paso, Texas.

Berbicara kepada ribuan peziarah dan turis di Lapangan Santo Petrus atas pesan dan berkahnya di hari Minggu, Paus mengatakan bahwa dia secara spiritual dekat dengan para korban, yang terluka dan keluarga yang terkena dampak serangan yang katanya telah "menumpahkan darah di Texas, California, dan Ohio".

Paus Fransiskus mengatakan ketiga serangan itu menargetkan "orang-orang tak berdaya".

Dia menyebutkan penembakan Texas serta satu lagi pekan lalu di sebuah festival makanan di California di mana tiga orang tewas, dan yang ketiga di Dayton, Ohio, di mana 10 orang tewas lebih awal pada hari Minggu. .

Paus yang di masa lalu mengkritik industri pembuatan senjata, kemudian memimpin orang banyak dalam membacakan doa Salam Maria untuk para korban.

Sumber: Reuters

Baca juga: 20 tewas dalam penembakan di Walmart Texas
Baca juga: 10 tewas termasuk tersangka pelaku penembakan massal di Ohio
Baca juga: Tersangka penembakan massal California meninggal akibat lukanya

Pewarta : Maria D Andriana
Editor: Sri Haryati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar