Kongres Diaspora Indonesia kelima digelar selama tiga hari

id Diaspora Indonesia ke-5,Sumber daya manusia,Sdm indonesia

Presiden IDN Global 2017 – 2019 Mark Gerald Eman (kiri), Wakil Ketua Umum IDN Global (2017 – 2019) Said Zaidansyah (tengah), dan Diaspora Indonesia di Amerika Serikat Butce Lie (kanan) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (5/8/2019). (ANTARA / Azis Kurmala)

Jakarta (ANTARA) - Perhelatan akbar Kongres Diaspora Indonesia ke-5, "The Fifth Congress of Indonesian Diaspora" (CID-5), kembali hadir dan diselenggarakan di Jakarta, oleh Indonesian Diaspora Network – Global (IDN-Global) selama tiga hari, yakni pada 10, 12, dan 13 Agustus 2019.

"Adapun tema yang diangkat tahun ini yakni 'Memberdayakan SDM Indonesia' (Empowering Indonesia’s Human Capital)," ujar Presiden IDN Global 2017 – 2019 Mark Gerald Eman dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

Mark Gerald Eman mengungkapkan, tema "Empowering Indonesia’s Human Capital" diangkat karena kekayaan diaspora adalah SDM.

"Kami sungguh mempercayai bahwa pembangunan SDM merupakan kunci keberhasilan pembangunan Indonesia," ujar dia.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum IDN Global (2017 – 2019) Said Zaidansyah mengungkapkan bahwa tema kali ini juga sejalan dengan arahan Presiden Jokowi perihal pembangunan SDM dan diaspora.

"Bahwa salah satu tujuan utama dari kegiatan diaspora selama ini adalah pembangunan SDM sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo pada saat pidato kebangsaan di Sentul beberapa waktu yang lalu dimana beliau menyoroti perihal pembangunan SDM," kata Said.

Presiden Joko Widodo mengatakan Pembangunan SDM, lanjut Said, sebagai kunci masa depan Indonesia dan dukungan kepada Diaspora Indonesia untuk dapat memberikan kontribusi terhadap percepatan pembangunan Indonesia.

Baca juga: Obligasi diaspora diyakini bisa bantu perekonomian Indonesia

Kongres ini akan mempertemukan para anggota Diaspora Indonesia untuk berdiskusi mengenai isu dan tantangan pembangunan Sumber Daya Manusia di berbagai sektor, termasuk ekonomi, politik, sosial, dan budaya.

Tujuan akhir dari konferensi ini akan berfokus pada penguatan peran Diaspora Indonesia dalam peningkatan kualitas SDM.

Ia mengatakan kongres akan dibuka dengan agenda satu hari konferensi di hari Sabtu, 10 Agustus 2019 di The Kasablanka Hall, Mall Kota Kasablanka, Jakarta.

Beberapa tokoh yang akan menghadiri acara ini yaitu CEO Crown Group Iwan Sunito, yang pada tahun ini dipercayakan menjadi Ketua Penyelenggara CID-5 sekaligus pembicara di sesi "Creating the Cities of the Future" bersama dengan Wali Kota Bogor Bima Arya.

Kemudian tokoh lainnya yang akan hadir yakni Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada sesi "Diaspora Perspective: Steps for Indonesia To Thrive In The Era of Industrial Revolution 4.0," gubernur provinsi Jawa Barat yang juga seorang arsitek Ridwan Kamil, mantan artis cilik dan penerima beasiswa LPDP Tasya Kamila, politisi muda Tsamara Amany, artis dan duta anti kekerasan terhadap perempuan & anak Cinta Laura, serta Direktur Konstruksi MRT yang juga merupakan Diaspora Indonesia di Singapura Silvia Halim.

Baca juga: Konferensi Diaspora Indonesia ke-5 fokus pada peningkatan SDM

Baca juga: IDN Global data diaspora asal Indonesia

Pewarta : Azis Kurmala
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar