Sleman (Antara Jogja) - Balai Desa Banyuraden, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menjadi sasaran pelemparan bom molotov oleh orang tak dikenal, Minggu, hingga mengakibatkan sebagian pintu depan terbakar.

Beberapa waktu lalu rumah dinas Camat Gamping, Kabupaten Sleman juga menjadi sasaran pelemparan bom molotov, dan kasusnya sampai sekarang belum terungkap.

Belum diketahui apakah peristiwa tersebut terkait dengan pelemparan molotov di rumah dinas Camat Gamping atau tidak.

Penjaga malam di Balai Desa Banyuraden, Panjang Lestari (53) mengatakan dirinya diberitahu seorang warga sekitar pukul 07.00 WIB yang mengatakan pintu depan balai desa terbakar.

"Setelah saya tengok memang ada bekas terbakar di pintu. Juga ditemukan pecahan botol dan tercium bau solar. Setelah itu saya melaporkan peristiwa itu kepada Lurah Bayuraden, Sudarisman," katanya.

Petugas Polsek Gamping datang ke lokasi melakukan olah TKP. Kepolisian kemudian mengamankan pecahan botol yang diduga digunakan untuk membuat molotov.

Kepala Desa Banyuraden Sudarisman mengatakan, dirinya tidak mempunyai masalah dengan siapapun. Baik selaku lurah maupun pribadi sebagai warga Gamping.

"Dugaan kami pelemparan molotov di balai desa ini terkait dengan peristiwa yang sama sebelumnya di rumah dinas Camat Gamping," katanya.

(V001)

Pewarta : Oleh Victorianus Sat Pranyoto
Editor :
Copyright © ANTARA 2026