Melonjak, harga emas
Selasa, 2 Agustus 2022 7:24 WIB
Ilustrasi - Batangan emas di Pabrik Pemisahan Emas dan Perak Austria di Wina, Austria. ANTARA/REUTERS/Leonhard Foeger/aa.
Chicago (ANTARA) - Emas terdongkrak lagi pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), memperpanjang reli untuk hari keempat berturut-turut ditopang oleh dolar AS yang lebih lemah dan imbal hasil obligasi yang anjlok di tengah pembicaraan tentang resesi ekonomi Amerika Serikat.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, menguat lagi 5,9 dolar AS atau 0,33 persen, menjadi ditutup pada 1.787,70 dolar AS per ounce, setelah menyentuh tertinggi sesi di 1.791,90 dolar AS. Emas telah jatuh ke posisi terendah 11-bulan di 1.678,40 dolar AS pada 21 Juli.
Emas berjangka terangkat 12,6 dolar AS atau 0,71 persen menjadi 1,781,80 dolar AS pada Jumat (29/7), setelah melonjak 31,20 dolar AS atau 1,8 persen menjadi 1.750,30 dolar AS pada Kamis (28/7), dan bertambah 1,40 dolar AS atau 0,08 persen menjadi 1.719,10 dolar AS pada Rabu (27/7).
Dolar yang diperdagangkan berlawanan dengan emas, jatuh untuk hari keempat berturut-turut. Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, mencapai level terendah hampir tiga minggu di 105,11, setelah mencapai tertinggi dua dekade di 109,14 pada 14 Juli.
Imbal hasil obligasi AS juga merosot, dengan imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang menjadi acuan mencapai level terendah lima bulan di 2,584 persen.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Emas naik 5,9 dolar, perpanjang reli untuk hari keempat berturut-turut
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, menguat lagi 5,9 dolar AS atau 0,33 persen, menjadi ditutup pada 1.787,70 dolar AS per ounce, setelah menyentuh tertinggi sesi di 1.791,90 dolar AS. Emas telah jatuh ke posisi terendah 11-bulan di 1.678,40 dolar AS pada 21 Juli.
Emas berjangka terangkat 12,6 dolar AS atau 0,71 persen menjadi 1,781,80 dolar AS pada Jumat (29/7), setelah melonjak 31,20 dolar AS atau 1,8 persen menjadi 1.750,30 dolar AS pada Kamis (28/7), dan bertambah 1,40 dolar AS atau 0,08 persen menjadi 1.719,10 dolar AS pada Rabu (27/7).
Dolar yang diperdagangkan berlawanan dengan emas, jatuh untuk hari keempat berturut-turut. Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, mencapai level terendah hampir tiga minggu di 105,11, setelah mencapai tertinggi dua dekade di 109,14 pada 14 Juli.
Imbal hasil obligasi AS juga merosot, dengan imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang menjadi acuan mencapai level terendah lima bulan di 2,584 persen.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Emas naik 5,9 dolar, perpanjang reli untuk hari keempat berturut-turut
Pewarta : Apep Suhendar
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Harga emas Antam pada Senin turun tipis Rp2.000 jadi jadi Rp2,602 juta/gr
14 September 2026 11:07 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Bank Jateng perkuat sinergi dengan KIW, Dorong ekosistem industri dan dunia usaha Jateng
26 September 2026 8:48 WIB